Pertamina Tunda Kenaikan Elpiji

Pertamina Tunda Kenaikan Elpiji

- detikNews
Senin, 28 Nov 2005 15:17 WIB
Jakarta - Setelah mendapat kecaman dari masyarakat dan anggota DPR, Pertamina akhirnya memutuskan untuk menunda rencana kenaikan harga elpiji sebesar 41 persen yang semula akan diberlakukan awal tahun 2006.Keputusan untuk menunda rencana kenaikan harga elpiji itu diambil dalam rapat kerja antara Komisi VII DPR RI dan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dan Pertamina yang diwakili oleh Wakil Dirut Mustiko Saleh di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/11/2005).Rapat tentang elpiji itu sendiri merupakan rapat dadakan, karena raker semula dijadwalkan membahas tentang PSO Pertamina."Kita sudah dengar DPR minta tunda. Ya, kita akan tunda. Kalau DPR sudah bilang begitu, ya kita akan laksanakan," kata Wakil Dirut Pertamina Mustiko Saleh.Namun Mustiko tidak dapat memastikan sampai kapan penundaan kenaikan harga elpiji tersebut. "Yang penting ditunda. Soal sampai kapan, kita tidak tahu. Lagipula masalah ini kan sebenarnya masih dikaji oleh Pertamina," tegas Mustiko.Dalam raker, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro mengatakan, pemerintah tidak bisa ikut campur soal rencana Pertamina menaikkan harga elpiji. Hal itu dikarenakan elpiji bukan merupakan baham bakar yang disubsidi oleh pemerintah."Kami tidak bisa menanggapi karena ini sudah menjadi kewenangan pemerintah sebagai badan usaha. Semuanya itu tergantung pada keputusan Pertamina," ujar Purnomo.Sejumlah anggota Komisi VII mendesak Pertamina menunda rencana kenaikan harga elpiji karena memberatkan masyarakat. Kenaikan elpiji dirasakan sangat memberatkan karena sebelumnya pemerintah sudah menaikkan harga BBM yang memicu kenaikan harga-harga lainnya. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads