2.200 Personel Polisi Kawal Demo Buruh 'Tolak Omnibus Law' di Depan Istana

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Kamis, 30 Jan 2020 11:19 WIB
Polisi bersiaga di depan Istana Merdeka
Foto: Polisi bersiaga di depan Istana Merdeka (Jefrie Nandy)
Jakarta -

Massa buruh berunjuk rasa untuk menolak Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja di depan istana, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, siang ini. Demo ini mendapat pengamanan dari personel polisi.

"Perkuatan kita ada 2.200 yang tergelar di beberapa titik," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto kepada wartawan di lokasi, Kamis (30/1/2020).

Heru mengungkapkan massa demo merupakan gabungan dari buruh di DKI, Banten dan Hawa Barat. Saat ini ada ratusan peserta aksi yang hadir di Taman Pandang.

Demo ini untuk menolak Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja. Massa membawa alat peraga berupa spanduk hingga mobil komando.

Polisi telah siaga di lokasi dan melakukan barikade. Arus lalu lintas di Jl Medan Merdeka Barat dari arah Harmoni ke HI ditutup, sedangkan arah sebaliknya tetap dibuka.

Kombes Heru mengatakan, situasi saat ini terkendali. Massa melakukan unjuk rasa dengan tertib.

"Kondusif, masih bisa terkontrol. Jalur yang kita tutup hanya di Medan Merdeka Barat saja. Yang lain masih terbuka sesuai dengan biasanya," tuturnya.

2.200 Personel Polisi Kawal Demo Buruh 'Tolak Omnibus Law' di Depan IstanaFoto: Kapolres Jakpus Kombes Heru Novianto (Jefrie Nandy)



"Kalau janjinya mereka jam 12.00 WIB, jam 13.00 WIB selesai," sambungnya.

Lebih lanjut Heru mengimbau masyarakat yang hendak menuju ke HI dari arah Harmoni untuk menghindari Jl Medan Merdeka Barat. Pengendara diimbau mencari jalan alternatif.

"Agar waspada karena buruh ada aksi di Merdeka Barat. Dari jalur Medan Merdeka Barat ke belakang melalui Jl Abdurrahman," tandasnya.

Hingga pukul 11.13 WIB massa masih melakukan unjuk rasa. Massa meneriakan aspirasinya lewat pengeras suara di mobil komando.

Simak Video "Puan Maharani: DPR Belum Terima Draf Omnibus Law"

[Gambas:Video 20detik]

(mea/mea)