Pemerintah Larang HUT GAM Jika Tujuannya Bangkitkan Emosi

Pemerintah Larang HUT GAM Jika Tujuannya Bangkitkan Emosi

- detikNews
Senin, 28 Nov 2005 14:19 WIB
Jakarta - Pemerintah akan melarang peringatan hari ulang tahun (HUT) Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada 4 Desember mendatang jika tujuannya untuk membangkitkan emosi. Sebaliknya jika hanya sekadar mensyukuri tercapainya kesepakatan damai, maka pemerintah tidak akan melarang.Demikian disampaikan oleh Menko Polhukam Widodo AS saat menjawab pertanyaan anggota Komisi I DPR RI Permadi dan Effendi Simbolon di sela-sela raker di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (28/11/2005)."Barangkali yang mereka lakukan cukup kenduri dan syukuran atas perdamaian di Aceh. Kalau seperti itu tidak masalah. Tetapi kalau untuk membangkitkan emosi, sikap kita tegas. Jajaran kepolisian akan melihat itu semua," kata Widodo AS.Hal senada juga disampaikan oleh Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto. Dia menegaskan, jika peringatan GAM tersebut untuk kemerdekaan Aceh, maka TNI tidak menoleransi. Oleh karenanya dia berharap agar proses perdamaian selama ini akibat ditandatanganinya MoU jangan sampai ternodai oleh masalah ini."Kalau peringatan untuk merayakan situasi baru setelah dicapai proses damai, tidak masalah. Tapi kalau untuk Aceh merdeka, kita tidak dapat menoleransi," tegasnya.Ditambahkannya, TNI sudah mengingatkan GAM agar apa pun yang dilakukannya tetap sesuai dalam rel yang disepakati di dalam MoU kesepakatan damai.Menerut informasi yang diperoleh TNI, peringatan HUT GAM pada 4 Desember mendatang sejauh ini hanya sebatas syukuran untuk proses damai. Namun demikian TNI tetap berjaga-jaga sesuai dengan prosedur tugas dan tanggung jawab TNI, bukan atas dasar kecurigaan."Sejauh ini, informasinya hanya syukuran proses damai. Kita lihat secara positive thinking, karena MoU juga berjalan secara positif," jelasnya. (san/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini