Round-Up

Kisah Sedih Pengemis Buta Disangka Perampok Bertongkat

Tim de - detikNews
Kamis, 30 Jan 2020 06:44 WIB
Viral Kakek Buta di Sentul Disebut Pengemis Modus Perampokan, Ini Faktanya
Foto: Screenshot video (dok.Istimewa)
Bogor -

Sebuah video seorang kakek di jalanan di kawasan Sentul City, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, viral di media sosial. Kakek bernama Y Ajar Rusmin (70) ini disangka pengemis modus perampokan.

Video tersebut beredar di grup-grup aplikasi percakapan WhatsApp. "Kalau ke Sentul, ada kakek-kakek nunduk jangan ditolongin, ini modus perampokan," demikian narasi yang tersebar bersama video viral itu.

"Ini kejadiannya sudah sering di Sentul City bukan sekali dua kali, lebih beberapa kali. Orang ini muncul hanya di weekend atau hari-hari libur besar. Nih ya, ni kalau ketemu di Sentul City ini nggak usah dibantu. Nggak usah dibantu, karena ini modus. Modus...modus. Biasanya dia cuma minta diantar, tapi ujung-ujungnya cuma minta uang. Di ujung tongkatnya itu penuh dengan paku," tutur wanita dalam video tersebut.

Wanita tersebut menuding Rusmin berpura-pura buta. Sambil menekankan kembali agar warga tidak perlu menolongnya. "Pokoknya kalau ketemu orang seperti itu di Sentul City, tidak usah dibantu. Dia biasanya lebih nekat jalan ke tengah jalan pura-pura buta. Kita nggak pernah tahu dia didampingi oleh siapa," kata wanita itu lagi.

Video viral itu membuat pihak kepolisian turun tangan. Hasil penelusuran kepolisian, ditemukan fakta bahwa si kakek tersebut memang buta, namun tidak pernah punya niat untuk berbuat jahat apalagi merampok. Rusmin adalah warga Kampung Garungsang, Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

"Yang bersangkutan menjadi pengemis sejak tahun 2004 dengan kondisi mata sudah tidak melihat," kata Kombes M Joni dalam keterangan kepada detikcom, Rabu (29/1/2020).

Dalam kesempatan itu, polisi juga menemukan tongkat yang sehari-hari digunakan Rusmin. Rusmin punya alasan sendiri mengapa tongkatnya itu dipasangi paku-paku.

"Penjelasan tongkat berpaku yang digunakan, karena jalan arah rumahnya becek dan tidak ada niat untuk melakukan tindakan kriminal maupun mencelakai orang," tutur Joni.

Sementara tongkat berpaku milik Kakek Rusmin telah diganti oleh pihak Sentul City dengan tongkat dari bahan rotan.

Tidak hanya kepolisian, pihak Kecamatan Babakan Madang juga turun tangan. Camat Babakan Madang, Cecep Imam, turun langsung menemui Rusmin dan melakukan asesmen di rumahnya pada Rabu (29/1) siang.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3