Round-Up

Tak Kunjung Dieksekusi, Donny Saragih Melawan Lagi

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 29 Jan 2020 23:17 WIB
Donny Andy Saragih, Dirut baru TransJakarta (Dok. TransJakarta)
Donny Andy Saragih, Dirut baru TransJakarta (Dok. TransJakarta)
Jakarta -

Eks Direktur Utama TransJakarta (Dirut TransJ), Donny Andy S Saragih, terpidana kasus penipuan, belum dieksekusi ke penjara. Kini Donny Saragih melawan lagi dengan mengajukan PK atas putusan kasasi di Mahkamah Agung (MA).

Status terpidana Donny Saragih terkuak setelah empat hari menjabat Dirut TransJ. Pemprov DKI mengakui kurang teliti dalam proses seleksi pejabat BUMD.

Kasus Donny ini dilaporkan pada 2017. Ketika itu pelaporan dilakukan di Polres Jakarta Pusat. Dalam persidangannya, Pengadilan Tinggi menguatkan putusan PN dengan hukuman penjara 1 tahun.

Donny kemudian mengajukan banding tapi ditolak. Setelah itu, Donny mengajukan kasasi di MA. Akan tetapi, hakim MA justru menambah hukuman penjara Donny menjadi dua tahun.

Hingga saat ini Donny tak kunjung dieksekusi. Padahal putusan MA itu sudah inkrah. Hal itu pulalah yang membuat penunjukan Donny Saragih sebagai Dirut TransJ menjadi gaduh. Hingga akhirnya jabatan itu dibatalkan Pemprov DKI.

"Sudah inkrah. Harusnya dieksekusi. Kalaupun dia PK, tidak menghalangi eksekusi," kata pengacara pelapor, Artanta Barus, Senin (27/1/2020).

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kajari Jakpus) Riono Budisantoso mengatakan tim jaksa eksekutor akan menjemput mantan Direktur Utama TransJakarta (Dirut TransJ) itu. Namun, Donny berencana mengajukan peninjauan kembali atas putusan kasasi di Mahkamah Agung (MA).

Donny Saragih kembali menunjuk Hendarsam Marantoko sebagai kuasa hukumnya dalam perkara ini. Hendarsam, yang merupakan Wakil Ketua ACTA, sebelumnya merupakan kuasa hukum Donny Saragih di persidangan.

"Hari ini kita akan ajukan peninjauan kembali juga dengan putusan kasasi kemarin kan ya atas nama Andi Porman Tambunan dan Donny Saragih," kata Hendarsam, Rabu (29/1).

Selanjutnya
Halaman
1 2