Round-Up

Anomali Cuaca di Serambi Mekah

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 29 Jan 2020 22:47 WIB
Masjid Baiturrahman di Aceh
Masjid Baiturrahman di Aceh yang ikonik (Agus Setyadi/detikcom)
Banda Aceh -

Di musim hujan seperti saat ini, Aceh mengalami anomali cuaca. Saat ini berlangsung secara bersamaan bencana banjir dan kekeringan di tanah Serambi Mekah.

Kabupaten Aceh Singkil dan Aceh Selatan dilanda banjir setelah diguyur hujan lebat. Namun di Aceh Besar malah terjadi kekeringan.

Bagaimana bisa terjadi?

"Kita di Aceh ada tiga zona, yaitu zona musim (zom), zona tidak mengenal musim (non-zom), dan zona ekuatorial, yaitu zona di mana akan terjadi hujan ketika matahari berada di garis Khatulistiwa. (Sebenarnya) Aceh sekarang sudah memasuki musim kemarau," kata Kasi Data dan Informasi BMKG Aceh, Zakaria Ahmad, saat dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (29/1/2020).

Anomali Cuaca di Serambi MekahDua kabupaten di Aceh terendam banjir. Seribu lebih kepala keluarga terdampak. (Dok. BPB Aceh)

Dia mengatakan daerah barat selatan Aceh disebut sebagai wilayah yang tidak mengenal musim. Di daerah ini, hujan akan turun setiap bulan meski dengan intensitas sedikit. Tapi hujan lebat bisa saja terjadi jika ada fenomena cuaca di Samudra Hindia.

Pada Selasa (28/1) kemarin, terjadi hujan lebat di daerah tersebut. Zakaria mengatakan situasi ini disebabkan adanya sirkulasi angin tertutup (Edy) di sebelah selatan Simeulue.

"Dengan ada Edy, maka terjadi belokan angin sehingga berpotensi tumbuhnya awan-awan konvektif atau awan hujan," jelas Zakaria.

Selanjutnya
Halaman
1 2