Dianggap Korbankan Dirjen Imigrasi, Ini Kata Yasonna Laoly

Mochamad Zhacky - detikNews
Rabu, 29 Jan 2020 19:23 WIB
Menkum HAM Yasonna Laoly (Yogi Ernes/detikcom)
Yasonna Laoly (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly merespons penilaian yang menyebutnya 'buang badan' dari kekeliruan data perlintasan tersangka KPK Harun Masiku. Bagaimana tanggapan Yasonna?

"Tanggung jawabnya siapa yang paling apa di situ. Sistemnya saya sudah berapa bulan yang lalu bilang perbaiki sistem itu," kata Yasonna di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (29/1/2020).

Selain anggapan buang badan, Yasonna menanggapi Indonesia Corruption Watch (ICW) yang mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopotnya. Politikus PDIP itu menyebut ICW memiliki hak berbicara.

"Itu hak dia bicara, urusan dia itu. Tapi kan lihat dulu ada nggak faktor-faktor mens rea-nya," tuturnya.

Sebelumnya, pencopotan Ronny F Sompie dari jabatan Dirjen Imigrasi dinilai hanyalah cara Yasonna Laoly 'buang badan' dari kekeliruan data perlintasan tersangka KPK Harun Masiku. Yasonna disebut mengorbankan anak buahnya.

"Iya, itu Menkum HAM buang badan mengorbankan anak buahnya," ucap Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati kepada wartawan, Rabu (29/1).

Adapun ICW menilai Yasonna juga bertanggung jawab atas kekeliruan data perlintasan Harun Masiku. Karena itulah, ICW mendesak Presiden Jokowi mencopot Yasonna.

"Lebih baik Yasonna Laoly juga dicopot oleh Presiden Jokowi. Faktanya, dia telah berkata tidak sesuai dengan fakta terkait keberadaan Harun Masiku. Jadi harusnya Yasonna ikut bertanggung jawab atas situasi hari ini," ucap peneliti ICW Kurnia Ramadhana kepada wartawan, Selasa (28/1).

Soal Keberadaan Harun di Soetta, Yasonna: Ada yang Janggal

[Gambas:Video 20detik]

(tor/tor)