7 Orang Tewas Akibat Banjir-Longsor di Tapteng Sumut, Ini Identitasnya

Haris Fadhil - detikNews
Rabu, 29 Jan 2020 18:28 WIB
Korban banjir di Tapteng bertambah menjadi 7 orang tewas (dok. BNPB)
Korban banjir di Tapteng bertambah menjadi 7 orang tewas. (Dok. BNPB)
Medan -
Korban jiwa banjir dan longsor di Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada tujuh orang yang meninggal dunia akibat bencana tersebut.

"Tim gabungan telah berhasil mengevakuasi seluruh korban tertimbun tanah longsor. Total korban adalah tujuh orang meninggal dunia terdiri dua orang meninggal dunia karena banjir di Kecamatan Barus dan 5 orang meninggal dunia karena longsor di Kecamatan Andam Dewi," kata Kapusdatinkom BNPB Agus Wibowo, Rabu (29/1/2020).
Agus mengatakan jumlah korban tersebut didapat berdasarkan data per pukul 16.10 WIB. Dia menyebut enam kecamatan terdampak banjir dan membuat warga harus mengungsi.

"Wilayah terdampak banjir dan longsor di Kecamatan Sorkam, Kecamatan Pasaribu Tobing, Kecamatan Sitahuis, Kecamatan Sarudik, Kecamatan Andam Dewi dan Kecamatan Barus. Sedangkan kebutuhan mendesak adalah tenda pengungsi, selimut untuk korban mengungsi dan genset," ujarnya.
7 Orang Wafat Akibat Banjir di Tapteng Sumut, Ini IdentitasnyaTenda untuk korban banjir di Tapanuli Tengah. (Dok. BNPB)
Berikut data korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Tapteng:

1. Adwirzah Tanjung (60 tahun)
2. Idwaranisa (58 tahun)
3. Marpaung (50 tahun)
4. Juster Sitorus (55 tahun)
5. Pardamean br Manalu (85 tahun)
6. Abdul Rahman (72 tahun)
7. Esrin Pane (48 tahun)

(haf/jbr)