Kisruh TVRI, Ma'ruf: Kita Lihat Apa Semata-mata Persoalan Pribadi atau Aturan

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Rabu, 29 Jan 2020 17:16 WIB
Wapres Maruf Amin (Jefrie Nandy Satria/detikcom)
Foto: Wapres Ma'ruf Amin (Jefrie Nandy Satria/detikcom)
Jakarta -

Wapres Ma'ruf Amin merespons soal kisruh di internal TVRI. Ma'ruf berharap konflik antara direksi dengan dewan pengawas TVRI segera dituntaskan.

"Kita harapkan harus tuntas apa sebabnya terjadinya konflik itu, apa ada aturan yang bisa menyebabkan terjadinya konflik nanti kita lihat," kata Ma'ruf di kantor Wapres, Jalan Veteran III, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (29/1/2020).

Ma'ruf mengatakan penyebab pemecatan Helmy Yahya dari jabatan Dirut TVRI harus segera dijelaskan. Dia menunggu perkembangan lebih lanjut apakah konflik internal itu karena persoalan pribadi atau terkait aturan.

"Apa semata-mata karena person, sikap masing-masing orang atau ada aturan yang memang memberikan peluang terjadinya itu, akan kita lihat lebih jauh," sambungnya.

Ma'ruf menyerahkan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk membantu penyelesaian polemik di TVRI.

"Kita sudah menyerahkan, ditangani oleh sementara ini masih menteri Kominfo untuk diselesaikan," ucap Ma'ruf.

Sebelumnya, Helmy Yahya buka-bukaan dengan Komisi I DPR soal pemecatannya dari Direktur Utama (Dirut) TVRI. Helmy mengaku tak menyesal dipecat oleh Dewan Pengawas (Dewas) TVRI.

"Saya diberhentikan dengan cara sangat cepat. Apakah saya menyesal? Tentu saja tidak. Bagi saya ini satu pengalaman hidup yang mahal sekali, saya diminta sharing ke mana-mana," kata Helmy saat rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi I, Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

(jef/idn)