SBY Sebut Isu Jiwasraya Sasar 2 Menteri, Gerindra: Ngapain Jatuh-Jatuhin

Eva Safitri - detikNews
Rabu, 29 Jan 2020 12:48 WIB
Sufmi Dasco Ahmad (Nur Azizah Rizki Astuti/detikcom)
Sufmi Dasco Ahmad (Nur Azizah Rizki Astuti/detikcom)
Jakarta -

Ketua Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkap isu dua menteri akan dijatuhkan melalui parlemen menggunakan skandal kasus Jiwasraya. Partai Gerindra mengatakan parlemen saling menjaga tidak untuk menjatuhkan.

"Kita nggak dengar, dan kita nggak adalah jatuh menjatuhkan itu, kita kan saling jaga ngapain kita jatuh-jatuhin menteri," kata Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad ketika dihubungi, Rabu (29/1/2020).

Dasco mengatakan pihaknya tidak ingin berspekulasi jauh terkait pernyataan itu. Yang terpenting baginya, seluruh Gerindra bekerja secara profesional untuk mengembalikan kembali martabat Jiwasraya.

"Kalau Pak SBY bilang begitu kami kan belum dengar dan setiap statement itu mesti kita cermati, dan kita tetap waspada supaya tidak terbawa kalau ada niatan begitu," ujarnya.

"Yang penting Gerindra profesional saja bagaimana caranya supaya uang yang hilang kembali, bagaimana kemudian kinerja dari Jiwasraya bisa diperbaiki dan penegakan hukum berjalan," lanjut Dasco.

SBY sebelumnya mengaku mendengar ada niat menjatuhkan sejumlah menteri melalui parlemen dengan menggunakan isu Jiwasraya. Informasi itu disampaikan SBY lewat tulisan panjang di akun Facebook resminya.

"Ketika saya gali lebih lanjut mengapa ada pihak yang semula ingin ada pansus, saya lebih terperanjat lagi. Alasannya sungguh membuat saya 'geleng kepala'. Katanya... untuk menjatuhkan sejumlah tokoh," ucap SBY.

"Ada yang 'dibidik dan harus jatuh' dalam kasus Jiwasraya ini. Menteri BUMN yang lama, Rini Sumarno harus kena. Menteri yang sekarang Erick Thohir harus diganti. Menteri Keuangan Sri Mulyani harus bertanggung jawab. Presiden Jokowi juga harus dikaitkan," imbuh dia.

Simak Video "Politkus Demokrat soal Surat Jiwasraya SBY: Ini Sikap Negarawan!"

[Gambas:Video 20detik]

(eva/mae)