Yasonna Copot Ronny Sompie, Komisi III Pilih Beri Atensi ke TPF Kemenkum HAM

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Rabu, 29 Jan 2020 09:49 WIB
Arsul Sani
Anggota Komisi III DPR Arsul Sani (Mochamad Zhacky Kusumo/detikcom)
Jakarta -

Anggota Komisi III F-PPP Arsul Sani menilai penggantian Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Kemenkum HAM Ronny F Sompie buntut kekeliruan data informasi kembalinya Harun Masiku ke Indonesia bukan menjadi inti masalah. Arsul memilih memberikan perhatian serius pada tim khusus bentukan Menkum HAM Yasonna Laoly untuk mengusut sistem eror dalam data imigrasi.

"Soal pencopotannya sendiri itu tidak kami lihat sebagai inti masalah. Nah, karena itu, yang harus kita berikan atensi serius adalah kerja dari TPF tersebut, termasuk independensinya dalam mengungkap kasus ketidakakuratan data Imigrasi pada kasus HM (Harun Masiku) tersebut," kata Arsul kepada wartawan, Selasa (28/1/2020).

Menurut Arsul, akar masalah sistem eror keimigrasian itu bisa diungkap secara transparan dan independen. Arsul mengatakan penyebab eror bisa saja seperti yang dikatakan Yasonna atau ada faktor lain.

"Bagi kami di Komisi III yang penting akar masalah yang menjadi penyebab ketidakakuratan itu bisa diungkap secara transparan faktualnya oleh TPF independen. Apakah yang terjadi karena faktor seperti yang dijelaskan Menkum HAM atau karena ada fakta lain yang sesungguhnya terjadi," ujarnya.

Saat ditanya apakah Ronny Sompie dikorbankan dalam kasus ini, Arsul tak menjawab banyak. Sekjen PPP itu mengatakan penilaian tersebut masih terlalu dini.

"Penilaian seperti ini terlalu pagi disampaikan sebelum fakta-faktanya diungkap TPF," tegas Arsul.

Sebelumnya, Dirjen Imigrasi Ronny Sompie diganti sebagai buntut kekeliruan data informasi mengenai kembalinya Harun Masiku ke Indonesia. Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna Laoly mengungkapkan Ronny diganti sejak kemarin.

"Difungsionalkan," kata Yasonna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/1).

Untuk sementara, Sompie akan digantikan oleh Irjen Kemenkum HAM. Penunjukan pelaksana harian (Plh) itu dilakukan kemarin.

Tonton juga video Soal Keberadaan Harun di Soetta, Yasonna: Ada yang Janggal:

[Gambas:Video 20detik]

(azr/mae)