Sindir Dewas TVRI, Komisi I DPR Ungkit Slogan 'Media Pemersatu Bangsa'

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Selasa, 28 Jan 2020 20:16 WIB
Rapat dengar pendapat Komisi I dengan Helmy Yahya
Rapat Komisi I (Rolando/detikcom)
Jakarta -

Komisi I DPR ramai-ramai membela eks Direktur Utama (Dirut) TVRI Helmy Yahya yang dipecat oleh Dewas TVRI. Dewas TVRI dinilai bekerja tak baik sehubungan dengan pemecatan Helmy Yahya.

"Dalam beberapa hari ini setelah mendengarkan penjelasan, baik dari Direksi maupun Pak Helmy, saya cukup yakin sebetulnya tuduhan-tuduhan itu, tuduhan yang disampaikan oleh Dewas ini sudah banyak yang bisa terbantahkan," kata anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDIP Charles Honoris, dalam rapat dengar pendapat umum, di Komisi I, kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Lalu, Charles menilai kinerja Dewas TVRI saat ini tak baik. Ada kemungkinan pemberhentian Dewas TVRI bila kerjanya tak baik terkait pemecatan Helmy Yahya.

"Oleh karena itu, tadi Pak Nica sempat sampaikan kalau dari sisi aturan ada pasal pemberhentian untuk Dewas. Dan pemberhentian itu bisa dilakukan apabila Dewas tidak melakukan pekerjaannya dengan baik, tidak melakukan tugas dengan baik," ujar Charles.

"Kalau menurut saya, Dewas sudah tidak melakukan tugasnya dengan baik. Oleh karena itu, ya setahu saya, saya mengusulkan DPR RI Komisi I merekomendasikan pembebastugasan terhadap Dewas TVRI," sambungnya.

Tonton juga Utang Rp 69 M TVRI untuk Liga Inggris di Balik Pemecatan Helmy Yahya :

Selanjutnya
Halaman
1 2