Diminta Tinjau Ulang Bebas Visa bagi China, Menkum Bicara Hubungan Diplomatik

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Selasa, 28 Jan 2020 18:33 WIB
Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly, mengatakan ada dua draf omnibus law yang akan diserahkan ke DPR.
Yasonna Laoly (Mochamad Zhacky/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah diminta meninjau kembali kebijakan bebas visa bagi warga China untuk menghindari penyebaran virus Corona. Apa kata Menkum HAM Yasonna Laoly?

"Ada permintaan itu kita harus selektif juga. Nanti kita akan bicarakan secara spesifik lagi. Ada permintaan itu, tapi kan nggak boleh jadi, ada permanen itu. Belum dilaporkan sama Dirjen Imigrasi," kata Yasonna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Yasonna mengatakan pencabutan kebijakan bebas visa itu tidak bisa serta-merta dilakukan. Ada sejumlah pertimbangan yang harus dilakukan, salah satunya perihal hubungan diplomatik.

"Kan ini kebijakan tidak semua daerah. Kita harus selektif. Tidak semua daerah terimplikasi. Nanti kan kita harus pikirkan juga hubungan-hubungan diplomatik," kata dia.

"Tapi kita memang paham ini mengagetkan bukan hanya Indonesia, tapi banyak negara, kita harapkan bisa diselesaikan masyarakat, oleh pemerintah Tiongkok," sambung Yasonna.

Selanjutnya
Halaman
1 2