Air di Danau Batur Berubah Jadi Hijau Tosca, Ini Sebabnya

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 28 Jan 2020 17:14 WIB
Perubahan warna dari biru ke hijau toska terlihat di hampir seluruh bagian danau, hanya tersisa bagian timur utara (dok. Petugas Pos Gunung Batur PVMBG)
Perubahan warna dari biru ke hijau toska terlihat di hampir seluruh bagian danau, hanya tersisa bagian timur utara (dok. Petugas Pos Gunung Batur PVMBG)
Denpasar -

Air Danau Batur Kintamani, Bangli, Bali, pada hari ini terlihat berwarna kehijauan. Pada hari biasanya, air danau tersebut berwarna biru.

Apa penyebabnya?

"Perubahan warna dapat terjadi karena proses upwelling, air danau di permukaan turun ke kedalaman dan air danau di kedalaman naik ke permukaan," kata Kasubid Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur Devy Kamil Syahbana kepada detikcom, Selasa (28/1/2020).

Dia mengatakan kondisi ini terjadi saat temperatur permukaan danau turun, misalnya akibat curah hujan cukup tinggi, dan adanya arus konveksi air yang lebih tinggi temperaturnya naik. Sedangkan air yang temperaturnya lebih rendah turun ke bagian bawah danau.

"Mengingat air dari dasar danau mengandung belerang maupun senyawa lainnya maka dampak yang mungkin terjadi, seperti tahun-tahun sebelumnya, adalah ikan-ikan dapat mati," ujar Syahbana.

Dia juga mengimbau masyarakat untuk tidak meminum dan menggunakan air tersebut untuk mandi dan cuci bersih.

Selain itu, Danau Batur berubah warna juga berkaitan dengan meteorologi atau pergantian cuaca. Perubahan warna air Danau Batur ini diketahui setelah adanya laporan dari warga, Senin (27/1).

"Memang itu kemarin ada laporan bahwa Danau Batur itu berubah warna, kalau menurut pengalaman kami secara aktivitas bahwa vulkanik Gunung Batur itu masih normal aktivitasnya jadi tidak ada peningkatan aktivitas. Oleh karena itu kita berkesimpulan bahwa ada perubahan warna di Danau Batur itu lebih berkaitan pada aspek meteorologi dalam artian sekarang kan sedang transisi ke musim hujan," jelas Syahbana.

Sementara itu, perubahan warna air Danau Batur saat ini tidak terjadi pertama kali, ini merupakan fenomena tahunan. Dan ini biasanya terjadi saat akhir bulan Januari dan Febuari atau awal musim hujan.

(jbr/fdn)