Masih Waspadai Hantu Cekik, Warga Demak Terus Begadang

Masih Waspadai Hantu Cekik, Warga Demak Terus Begadang

- detikNews
Senin, 28 Nov 2005 11:03 WIB
Demak - Masih ingat kabar munculnya hantu cekik di Demak, Jawa Tengah, dua pekan lalu? Kabar terakhir, warga mengaku hantu itu kadang-kadang masih muncul. Warga masih mewaspadainya dengan tidak tidur sepanjang malam.Di Desa Sodong, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, kewaspadaan warga sungguh terlihat. Ketika detikcom berkunjung ke daerah dekat Pantai Jawa itu, Minggu (27/11) malam, sejumlah warga masih belum berani tidur di dalam rumah. Mereka lebih suka tidur beralas tikar di teras."Kalau tidur di dalam, saya masih takut. Apalagi kalau pas sendiri. Lebih baik saya tidur di rumah anak saya di belakang itu," tutur Sofiah sambil menunjuk sebuah rumah yang berlokasi di belakang rumahnya persis.Sofiah yang juga tercatat sebagai ibu RT ini menjelaskan, meski sudah tidak begitu merebak, hantu cekik masih saja membuat keresahan warga setempat. Keresahan warga terjadi karena hantu itu tidak pernah berbentuk, tapi langsung menyerang.Sofiah mencontohkan, leher dan beberapa bagian tubuh korban hantu cekik selalu ada guratan. "Tapi mereka (korban) tidak tahu siapa yang melakukannya. Setelah sadar, leher dan beberapa bagian tubuh mereka sudah ada bekasnya," katanya dengan antusias.Penjual Bubur Kacang Ijo di Jalan Semarang - Demak bernama Udin punya keresahan yang sama. Sejak hantu cekik muncul, dia tidak pernah membuka warungnya lebih dari pukul 21.00 WIB. Hal itu dilakukannya hingga saat ini."Kalau sudah jam 21.00 WIB, sini sepi. Meski tidak pernah melihat, saya kan juga harus waspada. Saya tutup warung saya dan pulang," kata lelaki yang mengaku berasal dari Madura ini.Hantu cekik memang fenomenal. Beberapa orang sangat percaya keberadaannya, sebagian lainnya menolak mentah-mentah. Bagi orang yang sangat percaya, keresahan selalu muncul setiap malam tiba. Tapi bagi yang tidak, mereka terlihat lebih santai.Menurut pantauan detikcom, warga Sodong sangat yakin hantu cekik itu ada. Karenanya, tiap malam semua warga tidak tidur. Mereka mondar-mandir di jalanan desa. Sebagian lainnya duduk-duduk sambil menanti kemungikinan munculnya si hantu cekik. (asy/)


Berita Terkait