Panglima TNI ke Prajurit: Jangan Berpolitik Praktis di Pilkada 2020!

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Selasa, 28 Jan 2020 12:21 WIB
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (Elza/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah wilayah bakal menggelar Pilkada Serentak 2020. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengingatkan seluruh jajaran TNI untuk menjaga netralitas dan tidak berpolitik praktis.

"Kita mengingatkan kembali kepada jajaran unsur-unsur TNI di seluruh wilayah, untuk tetap memegang netralitas TNI, tidak berpolitik praktis," kata Hadi, di Mabes TNI, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (28/1/2020).

Hadi menambahkan, TNI dan Polri siap mengamankan Pilkada Serentak 2020. Selain itu, lanjutnya, TNI-Polri siap mengamankan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

"Kita harapkan pelaksanaan PON nantinya bisa berjalan dengan aman dan damai tanpa adanya gangguan keamanan di wilayah tersebut, khususnya di Papua," lanjutnya.

Dalam rapim ini juga, Hadi menyebut, TNI dan Polri akan siap mengantisipasi bencana alam, baik di musim hujan maupun kemarau. "Itu adalah tema yang akan terus kita kembangkan sehingga kita memiliki satu SOP atau rentinkon, rencana tindakan kontingensi dalam rangka mengantisipasi kejadian-kejadian tahun 2020, di samping juga kita melaksanakan program kerja yang sudah kita rencanakan," jelas Hadi.

Marsekal Hadi lanjut menjelaskan soal P5, yakni proper, planing, prevent, peaceful, dan performance. Hadi menjelaskan, perencanaan yang baik akan menghindari performance yang kurang baik.

Yang kedua, lanjutnya, tingkatkan kesiapsiagaan, komando kewilayahan, dan terus berkoordinasi agar TNI-Polri bersinergi mengamankan Pilkada Serentak 2020.

"Dan ketiga, kita ingat, kerawanan pemilu, politik identitas, berita-berita di socmed, dan pantau-pantau di titik kerawanan, namun setiap pemangku wilayah juga harus memiliki asesmen tersendiri bagaimana situasi di wilayahnya. Yang keempat, turunkan ego sektoral, antar-instansi. Kelima tingkatkan kepekaan dan kepedulian dan refleksi diri. Keenam jaga kepercayaan TNI dan Polri di tengah-tengah masyarakat dan ketujuh yang perlu saya tegaskan netralitas TNI, terkait dengan Pilkada Serentak 2020," tutur Hadi.

Kapolri Jenderal Idham Azis menambahkan, polisi telah membentuk satuan tugas (satgas) untuk mengamankan Pilkada 2020 dan event PON XX di Papua. Polisi didukung TNI dalam pengamanan ini.

"Satgas untuk mendukung semua program ini, misalnya Satgas Nusantara, satgas masalah investasi, satgas pangan, satgas khusus pengamanan papua. Dan itu semua kita bersama-sama dengan TNI," ujar Idham.

Rapim TNI-Polri, Bahas Pengamanan Pilkada Hingga PON 2020:

[Gambas:Video 20detik]

(gbr/gbr)