Doa untuk Keselamatan Negeri saat Wabah Virus Corona Menghantui

Niken Widya Yunita - detikNews
Selasa, 28 Jan 2020 12:13 WIB
doa
Foto: istock/Doa untuk Keselamatan Negeri saat Wabah Virus Corona Menghantui
Jakarta -

Virus Corona atau Coronavirus menghantui masyarakat dunia dalam sebulan terakhir. Tercatat virus yang belum ditemukan obatnya itu menyebar ke 16 negara dan menyebabkan ribuan orang terjangkit, ratusan di antaranya meninggal dunia. Wabah penyakit pernah terjadi di zaman Rasulullah SAW. Saat itu Nabi Muhammad memanjatkan doa kepada Allah SWT, doa untuk keselamatan negeri.

Diriwayatkan dalam hadits shahih Al-Bukhari No. 1756 dalam bab Kitab Haji, saat Rasulullah SAW datang pertama kali ke Madinah, daerah yang dulunya bernama Yatsrib tersebut tengah terkena wabah penyakit. Abu Bakar dan Bilal bin Rabbah yang tiba lebih dulu menderita demam tinggi.

"Ya Allah, laknatlah Syaibah bin Rabi'ah, 'Uqbah bin Rabi'ah dan Umayyah bin Khalaf yang telah mengusir kami dari suatu negeri ke negeri yang penuh dengan wabah bencana ini," kata Bilal saat sembuh dari demam. Syaibah bin Rabi'ah, 'Uqbah bin Rabi'ah dan Umayyah bin Khalaf adalah tiga orang tokoh Quraisy yang memerangi dan memusuhi Islam ketika itu.

Aisyah radliallahu 'anha seperti diriwayatkan dalam hadits tersebut mengatakan bahwa, saat itu Madinah adalah bumi Allah yang paling banyak wabah bencananya. "Lembah Bathhan (di Madinah) mengalirkan air keruh yang mengandung kuman-kuman penyakit," kata Aisyah.

Melihat hal itu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian membaca doa keselamatan negeri dari wabah penyakit:

اللَّهُمَّ حَبِّبْ إِلَيْنَا الْمَدِينَةَ كَحُبِّنَا مَكَّةَ أَوْ أَشَدَّ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي صَاعِنَا وَفِي مُدِّنَا وَصَحِّحْهَا لَنَا وَانْقُلْ حُمَّاهَا إِلَى الْجُحْفَةِ

"Ya Allah, jadikanlah Madinah sebagai kota yang kami cintai sebagaimana kami mencintai Makkah atau bahkan lebih dari itu. Ya Allah, berikanlah barakah kepada kami dalam timbangan sha' dan mud kami sehatkanlah (makmurkan) Madinah buat kami dan pindahkanlah wabah demamnya ke Juhfah". '

Selanjutnya
Halaman
1 2