Bakar Lahan lalu Pulang, 2 Pria di Siak Riau Jadi Tersangka Karhutla

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Selasa, 28 Jan 2020 12:06 WIB
Kebakaran hutan dan lahan yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia menarik perhatian dunia. Berbagai upaya terus dilakukan untuk memadamkannya.
Ilustrasi karhutla (Willy Kurniawan/Reuters)
Pekanbaru -

Polres Siak di Riau menangkap dua orang diduga pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hasil pemeriksaan, keduanya ditetapkan tersangka.

"Kedua tersangka inisial NAS dan MAH merupakan warga Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit," kata Humas Polres Siak Bripka Dedek kepada detikcom, Selasa (28/1/2020).

Peristiwa kebakaran ini, kata Dedek, terjadi pada Minggu (26/1) pagi. Lahan yang terbakar milik Musli Hudin yang dikerjakan oleh saudara kandungnya, tersangka NAS.

Dalam mengelola lahan tersebut, tersangka NAS mengajak tersangka MAH untuk membersihkan lahan tersebut. Di lokasi itu keduanya mengumpulkan dedaunan yang kering dan ranting.

"Selanjutnya dedaunan dan ranting yang sudah dikumpulkan tadi dibakar. Kedua pelaku sempat pulang ke rumah dan saat kembali siang harinya api sudah padam," kata Dedek

Siang harinya usai beristirahat, kata Dedek, aktivitas yang sama kembali dilakukan. Hingga pukul 16.30 WIB mereka selesai melakukan pembakaran lahan di lokasi. Merasa api sudah padam, mereka kembali ke rumahnya.

Namun malam harinya, sambung Dedek, sekitar pukul 23.00 WIB warga atas nama Rosidin melihat di lokasi tersebut ada api yang membesar. Warga inipun langsung menyampaikan kepada kedua pelaku.

"Malam itu juga bersama warga dilakukan pemadaman bersama. Namun api rupanya tak padam hingga esok harinya," kata Dedek.

Atas peristiwa tersebut, Polsek Sungai Apit melakukan penyelidikan. Hasilnya kedua pelaku diamankan dan dijadikan tersangka.

"Lahan yang terbakar seluas 1,5 hektare. Namun kini lahan tersebut sudah berhasil dipadankan tim hanya tinggal pendinginan sekarang ini," tutup Dedek.

Pembakar Hutan Ini Berdalih Ingin Usir Monyet, Bukan Hanguskan Lahan:

[Gambas:Video 20detik]

(cha/jbr)