Mengulas Strategi PKS vs Gerindra Lobi Kursi Wagub DKI

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Selasa, 28 Jan 2020 10:04 WIB
Riza Patria dan Nurmansyah Lubis (Repro detikcom)
Foto: Riza Patria dan Nurmansyah Lubis (Repro detikcom)
Jakarta -

Ahmad Riza Patria, perwakilan Gerindra, dan Nurmasyah Lubis dari PKS menjadi calon wakil gubernur DKI Jakarta yang diusulkan untuk menggantikan Sandiaga Uno. Dua nama ini bakal dipilih anggota DPRD Kebon Sirih untuk menjadi DKI-2. Bagaimana kira-kira strategi Gerindra dan PKS melobi fraksi lain?

Pengamat politik Rico Marbun menilai pertarungan Gerindra versus PKS dalam memperebutkan kursi wagub DKI bakal tergantung soal cara menjalin komunikasi. Menurutnya, kompetensi Ahmad Riza Patria dan Nurmansyah hanyalah faktor kesekian dalam urusan pemilihan Wagub DKI.

"Pemilihan ini kan pemilihannya tidak langsung, dipilih DPRD. Prinsip pertama kemampuan partai menjalin komunikasi. Kalau kita melihat dari sisi, kalau dalam situasi ini, dalam pemilihan ini, lobi-lobi politik dalam posisi lebih utama ketimbang kompetensi, kompetensi kadang-kadang nomor dua. Lobi politik itu yang utama," kata Rico saat dihubungi, Selasa (28/1/2020).

Menurut Rico, posisi Gerindra lebih unggul ketimbang PKS di sisi menjalin komunikasi. Mengapa demikian? Rico berbicara soal Gerindra yang saat ini mendukung pemerintah pusat.

"Kalau dari kemampuan membangun koalisi itu Gerindra lebih unggul. Jakarta adalah politik nasional, kan kita bisa lihat kemampuan Gerindra menjalin koalisi lintas posisi politik. Sekarang kan dia ada di dalam pemerintahan, dia lebih mudah komunikasi, bukan hanya dengan Jokowi, tapi PDIP, PKB, PPP, mudah berkomunikasi dengan PSI dan ini partai-partai yang secara prinsip itu ada di dalam koalisi. Koalisi nasional pendukung Jokowi," ulas Rico.

"Kalau lihat dari angka-angka, klasternya seperti itu, itu artinya Gerindra punya average yang lebih dari PKS," dia menambahkan.

Tonton juga video Riza Patria Siap Mundur dari DPR Jika Jadi Wagub DKI Jakarta:

Selanjutnya
Halaman
1 2