Direksi TVRI Soroti Isu Liga Inggris di Balik Pemecatan Helmy Yahya

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Senin, 27 Jan 2020 18:16 WIB
Rapat Komisi I DPR dengan Direksi TVRI (Rolando Fransiscus Sihombing/detikcom)
Rapat Komisi I DPR dengan Direksi TVRI (Rolando Fransiscus Sihombing/detikcom)
Jakarta -

Direksi TVRI menyebut surat pemberitahuan rencana pemberhentian (SPRP) dari Dewan Pengawas (Dewas) TVRI untuk Helmy Yahya tak memuat persoalan Liga Inggris. Namun pada surat pemberhentian, tiba-tiba Liga Inggris disebut sebagai persoalan.

"Pada surat pemberitahuan rencana pemberhentian, SPRP, tidak disoal Liga Inggris karena itu dalam surat pembelaan Dirut TVRI tidak disampaikan mengenai Liga Inggris," kata Direktur Program dan Berita TVRI Apni Jaya Putra dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi I di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (27/1/2020).

"Tapi pada surat pemberhentian justru muncul soal Liga Inggris dengan kalimat Saudara Helmy tidak menjawab atau memberi penjelasan mengenai pembelian program berbiaya besar antara Liga Inggris dan tertib anggaran TVRI," sambungnya.

Terkait Liga Inggris pun Direksi mengaku sudah melakukan komunikasi dengan Dewas TVRI. Pada Juli 2019, Dewas mengundang Direksi untuk membahas lisensi harga Liga Inggris.

"Secara informal baik pertemuan atau percakapan via WhatsApp Direktur Program dan Berita, dalam hal ini saya, dengan Korbid Program Berita Dewas sudah terjadi komunikasi. 17 Juli Dewas mengundang Direksi untuk membicarakan Liga Inggris, pada pertemuan ini disampaikan mengenai harga lisensi Liga Inggris dari Mola TV sebagai pemegang right, kerja sama bisnis, dan sistem. (Tanggal) 18 Juli Dewas mengeluarkan surat berisi arahan mengenai Liga Inggris," ujar Apni.

Selanjutnya
Halaman
1 2