Donny Saragih, Mantan Dirut TransJ Bela Diri soal Kasus Penipuan

Arief Ikhsanudin - detikNews
Senin, 27 Jan 2020 16:42 WIB
Donny Andy Saragih, Dirut baru Transjakarta (Dok. TransJakarta)
Donny Andy Saragih, Eks Dirut Transjakarta (Dok. TransJakarta)
Jakarta -

Mantan Direktur Utama Transjakarta (TransJ), Donny Andy S Saragih, membela diri soal kasus penipuan yang membuatnya menjadi terpidana. Dia mengatakan kasus tersebut hanya setting-an.

Kasus itu terjadi pada 2017 saat Donny masih menjabat Direktur Operasional PT Eka Sari Lorena Transport, atau bus Lorena. Dia bercerita, kasus itu berawal dari adanya rekayasa dokumen untuk mendapatkan initial public offering (IPO).

"Masalah itu, masalah korporasinya, bukan masalah saya sendiri, itu terjadi saat saya jadi Direktur di Lorena. Masalahnya adalah masalah pemalsuan dokumen negara yang dipalsukan, karena saat itu dokumen tidak ada untuk kelengkapan mau IPO," ucap Donny saat dimintai konfirmasi, Senin (27/1/2020).

"Dokumen (yang dipalsukan) yang melekat pada bus. Namanya KIU dan KP (Kartu Izin Usaha dan Kartu Pengawasan)," ujar Donny.

Setelah itu, Donny menyatakan ada orang yang mengaku sebagai petugas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memeras pihak Lorena. Mereka meminta sejumlah uang untuk dibayarkan Lorena.

"Setelah dipalsukan dan lolos IPO, dapat Rp 130 miliar, berapa lama kemudian ketahuan dokumen tersebut tidak benar. Ada orang yang ancam mem-blacklist, (meminta) untuk kita bayar agar berita tidak naik ke atas, supaya tidak diangkat, kalau diangkat kantor akan terlihat jelek, akan kembalikan Rp 130 miliar itu," kata Donny.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3