Menkes: Jangan Dikit-dikit Semua Batuk-Sesak Napas Dikatakan Corona

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Senin, 27 Jan 2020 15:55 WIB
Menkes Terawan usai rakor soal virus corona di Kemenhub
Menkes Terawan usai rakor soal virus corona di Kemenhub (Foto: Jefrie Nandy/detikcom)
Jakarta -

Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan, mengimbau masyarakat Indonesia bijak dan tidak panik dalam menanggapi penyebaran virus corona. Terawan pun menjabarkan beberapa kriteria orang yang terjangkit virus asal Wuhan, China tersebut.

"Yang paling penting kita kan sudah ada imbauan-imbauan, baik dari profesi, kemudian dari kementerian, dan sebagainya sudah ada imbauan-imbauan, itu kan terlihat apa sih gejala-gejalanya, mulai batuk," kata Terawan usai rapat koordinasi di kantor Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (27/1/2020).

Terawan menyebut batuk memang menjadi salah satu kriteria orang terjangkit virus corona. Namun, dia mengimbau agar masyarakat tidak terburu-buru mengklaim seseorang terkena virus tersebut hanya karena melihat dia batuk.

"Lha kalau tadi saya batuk terus kamu anggap anu (terkena virus corona) terus gimana? Bukan hanya batuk saja, harus demam, ya. Bukan hanya batuk dan demam saja, harus sesak napas," ujarnya.

Selain ketiga kriteria tersebut, Terawan menyebut seseorang yang mungkin terjangkit virus corona adalah mereka yang melakukan perjalanan ke kota-kota yang terjangkit virus tersebut. Kontak dengan orang yang sudah terjangkit virus corona juga bisa menjadi salah satu sebab seseorang mungkin terjangkit virus.

"Ada lagi tambahan, habis perjalanan atau kontak dengan orang yang berpenyakit seperti itu. Jadi kalau tiga hal saja ada tapi hal kontak di daerahnya tidak ada, ya, jangan kamu dikit-dikit semua dikatakan sebagai virus Wuhan atau virus Corona dari Wuhan," ucap Terawan.

Selanjutnya
Halaman
1 2