Viral Siswa Banting Meja-Kursi di Pidie, Ini Penjelasan Sekolah

Agus Setyadi - detikNews
Senin, 27 Jan 2020 14:10 WIB
Foto: Viral siswa banting kursi-meja di Aceh (screenshot video viral)
Pidie -

Video pendek yang memperlihatkan siswa membanting kursi dan meja di ruang kelas viral di media sosial. Kasus itu sudah diselesaikan dan siswa diminta untuk memperbaiki kursi yang rusak.

Aksi para siswa itu terjadi di SMK 2 Sigli di Pidie, Aceh. Dalam video terlihat beberapa siswa mengangkat kursi dan lalu membantingnya hingga hancur. Sejumlah kursi dan meja di ruangan tersebut terlihat rusak.

Kepala Sekolah SMK 2 Sigli Iskandar, mengatakan, kasus tersebut terjadi pada Selasa (21/1/2020) lalu di sebuah ruang kosong di sekolah. Kejadian tersebut terjadi saat jam praktek memasang boplang.

"Guru saat itu memerintah siswa untuk mencari kayu yang tidak terpakai di sekitar sekolah. Tapi ada beberapa siswa terlambat masuk dan tidak mendengar instruksi guru," kata Iskandar saat dihubungi, Senin (27/1).

Beberapa siswa yang terlambat tersebut masuk ke ruang kosong lalu menghancurkan kursi dan meja. Sementara siswa lain mencari bahan yang diperlukan di tumpukan kayu yang tidak terpakai atau di sekitar sekolah.

"Kita bukan gak ada bahan tapi kita coba cari yang bisa kita manfaatkan misalnya meja yang sudah tidak terpakai atau kayu di tumpukan," jelas Iskandar yang baru beberapa hari menjabat di sekolah tersebut.

Iskandar menjelaskan, ketika beberapa siswa tersebut merusak, datang seorang siswa lain lalu merekamnya. Video tersebut awalnya ingin ditunjukkan ke wali kelas.

"Siswa tersebut tidak bermaksud untuk memviralkan. Tapi setelah dikasih ke temannya, temannya itu mengunggah ke media sosial," jelasnya.

Setelah mengetahui ada siswa yang merusak kursi dan meja, guru kelas hari itu juga memanggil siswa dan memeriksa mereka. Para siswa ini kemudian diminta untuk membawa orang tua ke sekolah pada Rabu (22/1).

Kasus tersebut kemudian diselesaikan. Para siswa diminta untuk memperbaiki kursi dan meja dengan bahan yang ada di sekolah. Mereka juga sudah membuat pernyataan permintaan maaf.

Namun di luar dugaan, video aksi siswa tersebut viral. Dinas Pendidikan Aceh dan Kabupaten Pidie mempertanyakan hal tersebut ke Iskandar.

Kasus ini kemudian diselesaikan kembali pada Jumat (24/1) kemarin. Tujuh orang siswa membuat video permintaan maaf dan disaksikan orang tua, Dinas Pendidikan serta beberapa pihak lainnya.

"Hari Jumat kemarin Alhamdulillah sudah selesai semuanya. Sebenarnya hari Rabu sudah selesai (kasus ini)," sebut Iskandar.

Simak Video ''Panen Kopi Gayo Yang Mendunia Asal Desa Burni Telong Bebesen Aceh Tengah"

[Gambas:Video 20detik]

(agse/fdn)