Mensos Keluhkan Permensos Tumpang Tindih: Birokrasi Harus Simpel-Efisien

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Senin, 27 Jan 2020 12:54 WIB
Foto: Rahel Narda Chaterine/detikcom
Jakarta -

Menteri sosial (Mensos) Juliari Batubara akan melakukan pemangkasan peraturan menteri sosial (permensos) yang masih tumpang tindih. Dia ingin agar birokrasi di dalam Kementerian Sosial (Kemensos) menjadi lebih sederhana dan efisien.

"Birokrasi harus sesimpel, seefisien mungkin," kata Juliari dalam sambutannya di kegiatan Peninjauan Balai Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial, di Badiklat Kesos, Jalan Marga Guna 2, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020).

Juliari tidak ingin ada permensos yang tumpang tindih. Dia berharap permensos yang tumpang tindih itu dapat disederhanakan dalam setahun ini.

"Oleh karena itu antara lain sebagai info saya sampaikan ke Pak Sekjen, 'Pak Sekjen saya mau lihat tahun ini banyak permensos yang dikurangi. Saya nggak mau ada banyak-banyak permensos'. Selain tambah banyak aturan, kita juga nggak hapal, tangan saya capek tanda tangan-tanda tangani," ujar Juliari.

Dia memberi contoh ada beberapa permensos yang semuanya membahas soal Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Dia menilai satu permensos harusnya cukup untuk mengurus satu hal.

"Mengatur satu urusan itu, satu saja permensosnya. Contoh misal kemarin, BPNT, satu permensos untuk jumlah penerima manfaat, satu saya tanda tangan. Satu permensos untuk besaran manfaatnya, satu saya tanda tangan. Satu permensos untuk bahan makanan apa saja yang ada di BPNT, satu saya tanda tangan," kata Juliari.

"Saya garuk-garuk kepala ini apa-apaan sih saya bilang. Ini kan jadi satu bisa. Jumlah manfaatnya, nilainya sekian, bahan makannya ini. Jret. saya tanda tangan sekali sehingga jadi satu, three in one," sambungnya.

Simak Video "1 Korban Jiwa di Cipinang Melayu, Mensos Beri Santunan"

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2