Pelapor Heran Donny Saragih Diangkat Jadi Dirut TransJ: Harusnya Dieksekusi

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Senin, 27 Jan 2020 12:04 WIB
Foto: Donny Andy Saragih, Dirut baru TransJakarta (Dok. TransJakarta)
Jakarta -

Direktur Utama TransJakarta Donny Andy S Saragih ternyata terpidana kasus penipuan yang dilaporkan oleh Dirut Ekasari Lorena Gusti Terkelin Soerbakti. Pengacara pelapor, Artanta Barus mengatakan harusnya Donny dieksekusi karena kasusnya sudah inkrah.

Artanta mengatakan pihaknya melaporkan Donny dalam kasus pemerasan dan pengancaman. Namun yang terbukti adalah penipuan.

"Jadi dia itu mengaku-aku sebagai orang dari satu instansi yang mengatakan dia kan ada di dalam perusahaan dulu kan di Ekasari Lorena. Korbannya adalah Presdirnya. Dia melakukan pemerasan dan pengancaman, tapi dalam putusannya yang terbukti adalah penipuannya. Dia mengaku dari orang instansi tapi dia yang mengambil uang itu," kata Artanta Barus lewat sambungan telepon, Senin (27/1/2020).

Ada 2 orang yang dilaporkan, Donny dan Porman Tambunan alias Andi Tambunan alias Andi. Keduanya dilaporkan ke Polres Jakpus pada November 2017 lalu.

"Jadi laporannya kan ada dua terlapor, Donny Saragih sama Andi. Laporannya 21 November 2017. Kita lapor di Polres Jakpus terkait dengan adanya dugaan tindak pidana pemerasan, penipuan dan pengancaman. Itu kan laporan kita sudah disidangkan, dan diputus satu tahun," ujarnya.

Artanta mengatakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sempat mengajukan banding. Namun, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menguatkan putusan PN tetap hukuman satu tahun.

"Dia tadinya ditahan di Polres. Terus minta pengalihan penahanan jadi tahanan kota. Setelah itu JPU banding, Pengadilan Tinggi DKI menguatkan putusan PN tetap satu tahun. Kemudian terdakwa kasasi di MA. Di kasasi, hakim menaikkan putusannya jadi dua tahun penjara," ujarnya.

"Sudah inkrah. Harusnya dieksekusi. Kalaupun dia PK, tidak menghalangi eksekusi," sambungnya.

Simak Video "Anies Ingin Integrasikan KRL-TransJ di Kebayoran"

[Gambas:Video 20detik]