Bulan Jumadil Akhir: Keutamaan dan Ibadah-Ibadah yang Dapat Dilakukan

Lusiana Mustinda - detikNews
Minggu, 26 Jan 2020 16:12 WIB
Keutamaan Jumadil Akhir. Foto: iStock
Jakarta -

Jumadil Akhir ialah salah satu bulan Islam yang memiliki banyak keutamaan. Di bulan ini, seorang muslim juga disarankan untuk melakukan ibadah-ibadah yang bisa mendatangkan pahala.

Para ulama menyebutkan bahwa ada beberapa ibadah yang dapat dilakukan kaum muslimin pada bulan Jumadil Akhir agar semakin dekat dengan Allah Swt.

Berikut ini beberapa amalan ibadah yang bisa dilakukan pada bulan Jumadil Akhir yang dikutip dalam buku 'Kalender Ibadah Sepanjang Tahun' oleh Ustadz Abdullah :

1. Sholat Sunnah Malam

Sholat sunnah malam pada tanggal 1 Jumadil Akhir sangat dianjurkan. Sholat sunnah tersebut dilakukan sebanyak dua rakaat dengan membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek lain pada setiap rakaatnya. Kemudian setelah salam, dianjurkan memperbanyak istighfar.

2. Sholat Sunnah Tanggal 10 Jumadil Akhir

Sholat sunnah tanggal 10 Jumadil Akhir ini dilakukan dengan cara:

- Dilaksanakan sebanyak 12 rakaat dengan 6 kali salam.

- Pada setiap rakaat, setelah membaca surat Al-Fatihah, membaca surat Al-Quraisy.

- Setelah salam, dilanjutkan membaca surat Yusuf.

3. Sholat Sunnah pada Hari Akhir Bulan

Pada akhir bulan Jumadil Akhir, disunnahkan melakukan sholat sunnah sebanyak empat rakaat dengan dua salam atau juga bisa satu salam. Sholat sunnah dilakukan setelah sholat maghrib, kemudian setelah salam membaca tasbih sebanyak-banyaknya.

4. Berpuasa Ayyamul Baidh (Tanggal 13, 14 dan 15)

Puasa yang dimaksud adalah puasa pertengahan bulan, yaitu pada tanggal 13,14 dan 15 atau yang sering disebut dengan puasa Ayyamul Baidh.

Keistimewaan Bulan Jumadil Akhir

Ada banyak peristiwa penting yang terjadi pada bulan Jumadil Akhir. Salah satunya adalah ketakinan bahwa pada bulan ini, malaikat Jibril turun menemani Rasulullah Saw. Bulan ini diyakini juga sebagai bulan kelahiran putri Rasulullah Saw, Sayyidah Fatimah.

Selain itu, di bulan Jumadil Akhir juga pasukan Islam meraih kemenangan dalam menundukkan kekuasaan Byzantium atau Roma. Kemenangan tersebut diketuai oleh Khalid bin Walid, seorang tentara Islam yang terkenal saat itu.

Berkat kecerdikan dan strategi yang ia miliki, Khalid bin Walid berhasil mengalahkan tentara Byzantium yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan tentara Islam.

(lus/erd)