PKS Tetap Dukung SBY-JK
Minggu, 27 Nov 2005 18:44 WIB
Jakarta - Jika Anda konstituen PKS dan berharap partai Anda akan menarik dukungannya pada SBY-JK, maka Anda patut kecewa. PKS memutuskan tetap mendukung pasangan itu, bahkan akan meningkatkan kontribusinya pada koalisi SBY-JK yang telah dibangunnya pada Pilpres 2004 lalu.Hal itu termaktub dalam 8 butir hasil Musyawarah Majelis Syuro (MMS) III yang dibacakan dalam jumpa pers di Hotel Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (27/11/2005). Keputusan ini dibacakan oleh Presiden PKS Tifatul Sembiring, didampingi Ketua Majelis Syuro Hilmi Aminuddin, dan 3 pengurus lainnya. Jumpa pers digelar menjelang bedug Magrib.Berikut 8 butir keputusan MMS III PKS:1) Kami tidak menutup mata akan kekecewaan masyarakat terhadap kebijakan-kebijakan ekonomi yang tidak berpihak pada masyarakat luas. 2) Karena itu, pemerintah harus memperlihatkan bukti nyata dalam bentuk kinerja yang manfaatnya dirasakan masyarakat.3) Dalam rangka mengawal perbaikan kinerja pemerintah, maka PKS memposisikan diri sebagai mitra kritis konstruktif bagi pemerintah.4) Harapan PKS, termasuk kader dan konstituen terhadap pemerintahan SBY-JK dengan tingkat legitimasi sangat tinggi, di atas 60%, agar terjadi perubahan-perubahan yang signifikan, khususnya dalam perbaikan sistem politik, ekonomi, keamanan, dan sistem penegakan hukum.5) Keputusan MS PKS bukanlah ke arah nuansa minta-minta jabatan di pemerintahan atau menteri, akan tetapi lebih pada titik tekan bagaimana kualitas kabinet Indonesia Bersatu ini menjadi lebih baik di masa yang akan datang. Hal-hal yang terkait reshuffle kabinet adalah hak prerogatif presiden. PKS menekankan, reshuffle harus berorientasi pada kemaslahatan bangsa dan negara. Masukan-masukan dari partai dan berbagai kalangan layak untuk didengar dan dipertimbangkan sejauh memperkuat kemaslahatan bangsa dan negara.6) Realita bahwa secara kekuatan politik PKS baru 7,34%. Kami mohon maaf kepada masyarakat terhadap harapan-harapan mereka yang belum berhasil kami perjuangkan. Kami menyadari adanya kekecewaan terhadap PKS. Namun secara proporsional, perlu diingatkan bahwa ada 92,66% partai lain yang harus juga bertanggung jawab terhadap harapan masyarakat itu.7) Evaluasi poin demi poin kontrak politik kami dengan SBY-JK menurut kesimpulan anggota MS PKS, pada satu tahun ini masih belum optimal dalam memenuhi masyarakat. Namun masih dalam batas-batas toleransi karena situasi masih dalam masa transisi.8) Untuk membantu meningkatkan kinerja pemerintah dalam menyelesaikan segala persoalan nasional yang sedang dihadapi, maka PKS akan meningkatkan efektivitas kontribusinya dalam koalisi.
(nrl/)











































