SBY Dukung Mentan Soal Impor Beras

SBY Dukung Mentan Soal Impor Beras

- detikNews
Minggu, 27 Nov 2005 09:18 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendukung keputusan Mentan Anton Apriyantono untuk tidak mengimpor beras setelah masuknya beras impor sejumlah 70.050 ton dari Vietnam. Selaku Ketua Dewan Ketahan Pangan (DKP), SBY memahami keputusan Mentan tersebut.Menurut Anton, dirinya dipanggil untuk mengikuti rapat terbatas setelah bersama-sama Wapres dan beberapa menteri lain menjemput Presiden dan rombongan kembali dari kunjungan ke luar negerinya. Dalam rapat terbatas itu, secara khusus Presiden menanyakan ihwal impor beras yang sempat mengundang kontroversi tersebut."Saya menjelaskan kesimpulan hasil Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR. Dengan penjelasan saya, akhirnya Presiden memahami keputusan untuk tidak lagi memberi ijin impor setelah impor yang telah dilakukan Bulog sebesar 70 ribu," ujar Anton dalam siaran pers yang diterima detikcom, Minggu (27/11/2005).Anton menambahkan dalam kesimpulan rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR impor beras hanya bisa dilakukan dalam kondisi darurat karena ketiadaan atau kekurangan stok beras. Selain itu, impor tersebut harus mendapat persetujuan dari Dewan Ketahanan Pangan yang diketuai langsung oleh Presiden."Sekarang ini kita bisa lihat sendiri tak ada laporan dari berbagai daerah yang menyatakan kekurangan pasokan beras. Ini artinya, kita sebenarnya belum perlu untuk mengimpor beras," papar suami dari Rossi Rozanna Septimurni ini. Menyangkut pernyataan Wapres Jusuf Kalla yang terkesan menyetujui impor beras, Anton menjelaskan dalam beberapa pertemuan sebelumnya, Wapres telah setuju dengan dirinya untuk menerima impor yang telah dilakukan Bulog sebesar 70.050 ton dan menghentikan impor sampai kondisi memang mengharuskan untuk melakukan impor. "Alhamdulillah dalam pertemuan itu, Wapres pun bisa memahami keputusan kita untuk tidak lagi memberi ijin impor beras," jelas Anton. (ddn/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads