Jokowi Irit Bicara soal Virus Corona: Ke Menkes

Andhika Prasetia - detikNews
Kamis, 23 Jan 2020 19:42 WIB
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) irit bicara mengenai munculnya virus Corona. Jokowi menyerahkan urusan tersebut kepada Menteri Kesehatan (Menkes) dr Terawan Agus Putranto.

"(Tanyakan ke) Menkes," kata Jokowi setelah meresmikan Runway 3 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (23/1/2020).

"(Pertanyaan) khusus urusan bandara," tambahnya.

Virus tersebut muncul dari Wuhan, China. Sempat dikabarkan virus Corona sudah masuk ke Indonesia karena kabar seorang karyawan Huawei dari China yang mengalami demam.

Soal kabar tersebut, Terawan langsung mendatangi Wisma BRI II di Jl Jendral Sudirman, Jakarta Selatan, sore tadi. Ia mendatangi gedung untuk memastikan ada atau tidaknya virus Corona yang diduga menginfeksi salah satu pegawai.

"Ini kan masih belum jelas adanya (virus Corona), ya kalian ngapain pakai masker gini?" ujarnya kepada awak media.

Menkes Terawan menegaskan tidak ada virus Corona seperti info yang beredar sebelumnya. Ia menyikapinya dengan santai.

"Ya kalau aku takut, berarti aku sudah punya data. Kalau aku sudah begini (tanpa masker), berati santai saja, jangan panik. Kalau benar, ya masa aku berani (datang tanpa masker)," jelasnya.

Sebelumnya, Corporate Secretary Bank BRI Hari Purnomo mengatakan, berdasarkan hasil diagnosis, karyawan Huawei di Gedung BRI II dipastikan tak terserang virus Corona. Karyawan Huawei itu semula mengalami demam dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

"Pekerja Huawei tersebut telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis dan dari hasil diagnosis rumah sakit, dinyatakan bahwa pekerja tersebut terserang radang tenggorokan," kata Hari dalam keterangannya.

Karyawan Huawei itu sebelumnya dilarikan ke RS Siloam setelah diketahui mengalami demam. Hari mengatakan tindakan itu dilakukan lantaran pihaknya mengedepankan keselamatan dan kesehatan para pekerjanya.

"Bank BRI senantiasa mengedepankan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) perkantoran bagi para pekerja BRI sebagaimana yang tercantum pada peraturan Menteri Kesehatan RI No 48 Tahun 2016," tuturnya.

Kemenkes RI Siagakan 19 Daerah Waspada Virus Corona:

[Gambas:Video 20detik]

(dkp/idn)