Mendagri Petakan Potensi Konflik Pilkada 2020 di Papua: Masalah Noken-KKB

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 23 Jan 2020 18:52 WIB
Mendagri Tito Karnavian (Andika/detikcom)
Jakarta -

Sebanyak 20 kabupaten akan mengikuti Pilkada Serentak 2020 di Provinsi Papua-Papua Barat. Mendagri Tito Karnavian menggandeng Bawaslu dan aparat keamanan untuk mencegah potensi konflik selama proses pilkada.

"Untuk masalah daerah rawan, tadi ditanyakan masalah Papua khususnya. Itu daerah rawan, pasti akan kita lakukan analisis, baik oleh aparat keamanan, Kemendagri, juga Bawaslu mengidentifikasi daerah rawan," ujar Tito di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (23/1/2020).


Tito mengatakan Papua memang selalu menjadi daerah rawan saat pemilihan umum. Menurutnya, ada dua faktor penyebab kerawanan itu. Pertama adalah sistem noken dan jumlah pemilih.

"Papua memang selama ini juga menjadi salah satu daerah yang dalam pemilihan selalu dianggap rawan. Ada dua kerawanan yang kita awasi. Pertama, potensi konflik terutama karena masalah sistem noken yang ada di pegunungan-pegunungan, masalah jumlah pemilih, dan lain-lain," tutur Tito.

Simak Video "Mendagri Larang Kepala Daerah Mutasi ASN Jelang Pilkada 2020"


Selanjutnya
Halaman
1 2