Jadi Komisaris Garuda, Yenny Wahid Jawab Anggapan Bagi-bagi Jabatan

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Kamis, 23 Jan 2020 15:11 WIB
Yenny Wahid (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

PKS meminta Yenny Wahid membuktikan bahwa penunjukannya sebagai Komisaris Independen Garuda Indonesia bukan bagi-bagi jabatan. Apa kata Yenny?

"Itu tanya Pak Erick (Menteri BUMN Erick Thohir) ya. Kalau saya lihat, semua membawa profesionalitasnya," kata Yenny di kantor Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (23/1/2020).

Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid ini mengaku sudah punya pengalaman mengelola sejumlah perusahaan. Namun memang hal itu tidak dia umbar ke publik.

"Saya sendiri mengelola beberapa perusahaan walaupun nggak pernah gembar-gembor ke publik. Jadi saya berharap pengalaman saya dalam berbagai bidang, termasuk mengelola beberapa perusahaan itu, bisa membantu memberikan perspektif untuk terciptanya tata kelola yang lebih baik lagi," ujarnya.

Yenny sendiri melihat posisi ini sebagai bentuk kontribusi profesional, bukan masalah politik. Dia merasa terpanggil untuk berkontribusi.

"Apa pun, Garuda itu adalah ikon kita bersama dan dia harus dijaga dalam semangat persatuan. Dia harus dikuatkan oleh siapa pun yang ingin bisa berkontribusi memperbaiki kinerja Garuda ke depannya dan harus dalam suasana nonpartisan. Ini bukan persoalan politik, ini sama sekali bukan, apa namanya, saya tidak memahaminya sebagai sebuah kontribusi, bukan persoalan politik. Jadi kontribusi profesional yang harus diberikan untuk perbaikan Garuda ke depannya," papar pemilik nama lengkap Zannuba Ariffah Chafsoh ini.

Sebelumnya diberitakan, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera meminta agar Yenny Wahid menunjukkan kinerja yang baik. Hal itu dilakukan agar tak ada prasangka buruk.

"Mbak Yenny dan Mas Triawan Munaf mesti menunjukkan kinerja yang baik. Untuk buktikan bahwa penunjukan itu bukan bagi-bagi jabatan," kata Mardani kepada wartawan, Kamis (23/1/2020).

Simak Video "Berikut Pasukan Direksi dan Komisaris Garuda yang Baru"

[Gambas:Video 20detik]

(imk/hri)