Diperiksa KPK, Fahd Yakin 'Nyanyian' di Kasus Kemenag Diproses Hukum

Ibnu Hariyanto - detikNews
Kamis, 23 Jan 2020 14:31 WIB
Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq setibanya di KPK untuk menjalani pemeriksaan (Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom)

Fahd ditetapkan KPK sebagai tersangka pada 27 April 2017. Dia dijerat menjadi tersangka dalam pusaran kasus ini bersama Anggota Banggar DPR kala itu, Zulkarnaen Djabar dan Dendy Prasetya. Ketiga itu diketahui 'bermain' dalam proyek pengadaan Al-Quran tahap pertama tahun 2011, pengadaan Al-Quran tahap kedua tahun 2012 dan pengadaan laboratorium komputer MTs yang anggarannya ada di anggaran Kemenag tahun 2011.

Lalu pada 28 September 2017, Fahd divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan dalam kasus itu. Dua tersangka lain, Zulkarnaen dan Dendy juga sudah divonis bersalah oleh majelis hakim.

Adapun kasus yang saat ini diusut KPK merupakan pengembangan perkara pengadaan barang dan jasa di Kemenag tersebut. KPK menetapkan mantan pejabat pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Ditjen Pendis Kemenag) Undang Sumantri. KPK menduga total kerugian negara mencapai Rp 16 miliar.

KPK menduga Undang terlibat dalam 2 kasus, yaitu korupsi pengadaan peralatan laboratorium komputer untuk MTs serta pengadaan pengembangan Sistem Komunikasi dan Media Pembelajaran Terintegrasi untuk Jenjang MTs dan MA pada Ditjen Pendis Kemenag pada 2011.


(ibh/dhn)