Eurico Guteres Bentuk Forum Eks Milisi Timor Timur

Eurico Guteres Bentuk Forum Eks Milisi Timor Timur

- detikNews
Sabtu, 26 Nov 2005 18:42 WIB
Kupang - Merasa dianaktirikan pemerintah, para mantan milisi pro-Jakarta kembali menyusun kekuatan dengan membentuk forum pejuang eks Timor Timur.Forum ini dibawah kendali langsung Eurico Guteres, bekas petinggi milisi yang masih berstatus tersangka dalam kasus pelanggaran HAM berat Timtim pasca jajak pendapat 1999.Joanico Cesario, mantan Komandan Sektor A milisi yang membawahi wilayah Baucau menjabat sebagai sekretaris forum.Alasan pendirian forum eks pejuang Timtim, jelas Eurico, yang dihubungi di Kupang, Sabtu (26/11), bukan untuk melakukan penyerangan ke Timor Leste, melainkan semata-mata untuk memperjuangkan nasib dan kesejahteraan anggotanya yang masih hidup dalam kondisi memprihantinkan di kamp-kamp pengungsi yang berada di Timor Barat.Selama ini, katanya, pemerintah mengabaikan para mantan pejuang Timtim yang telah mempertaruhkan hidup mereka bagi NKRI dan membela Merah Putih. Namun pengorbanan mereka tidak mendapat simpati dari negaranya.Sementara para anggota GAM yang jelas-jelas mengangkat senjata dan merongrong kesatuan NKRI serta melakukan gerakan separatis untuk memisahkan diri dari Indonesia justru mendapat amnesti, abolisi, dan kompensasi. "Pemerintah tidak adil dalam memberikan apresiasi bagi pejuangnya. Anggota GAM mendapat perhatian sementara bekas pejuang Timtim dibiarkan hidup dalam kemiskinan dan kemelaratan," kata mantan komandan milisi Besi Merah Putih (BMP) ini.Perlakuan pemerintah yang tidak adil tersebut, lanjutnya, menempatkan para mantan pejuang Timtim sebagai warga negara kelas dua karena selain kehilangan tanah kelahiran juga kehilangan jati diri dan martabatnya. "Sebagai pejuang yang mempertaruhkan nyawa dan harta untuk NKRI, kami merasa kebijakan pemerintah dengan memberikan amnesti, abolisi dan kompensasi bagi anggota GAM yang berkewarganegaraan asing sebagai sebuah kekeliruan," katanya.Eurico bahkan mengancam akan menduduki gedung DPRD NTT jika pemerintah tetap pada sikapnya untuk membiarkan para pejuang integrasi hidup dalam penderitaan panjang di kamp-kamp pengungsi. Forum eks pejuang Timtim yang beranggotakan ribuan eks milisi dan pejuang integrasi telah mendirikan sekretariat cabang di beberapa kabupaten dankota se-NTT. (ddn/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads