Jokowi Bicara Lagi Rencana Perpanjang Pensiun Tamtama-Bintara TNI Jadi 58 Tahun

Andhika Prasetia - detikNews
Kamis, 23 Jan 2020 11:45 WIB
Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo (Andhika/detikcom)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta dibuat rencana strategis untuk kesejahteraan prajurit. Jokowi memuji para prajurit yang bertugas di lokasi tersulit.

"Saya minta juga supaya renstra untuk kesejahteraan prajurit, baik yang berkaitan dengan perumahan, dengan kesehatan, dengan tunjangan kinerja, dan saya sangat mengapresiasi untuk prajurit-prajurit kita yang bertugas di lokasi-lokasi tersulit," ujar Jokowi dalam rapat pimpinan Kemhan-TNI-Polri di Lapangan Bhinneka Tunggal Ika, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (23/1/2020).

Jokowi mencontohkan adanya TNI yang bertugas di Natuna, yang merupakan wilayah terluar RI. Jokowi juga berjanji bahwa pemerintah berkomitmen meningkatkan kesejahteraan prajurit dan pensiunan.

"Pemerintah terus berusaha meningkatkan SDM serta kesejahteraan prajurit dan pensiunan TNI," ujar Jokowi.

Jokowi kembali mengingatkan akan merevisi UU TNI. Ini dimaksudkan untuk pengisian jabatan dan untuk perpanjangan batas usia pensiun prajurit TNI.

"Kita akan merevisi UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, antara lain yang berkaitan dengan urusan pensiun bagi perwira bintara dan tamtama yang selama ini usia pensiun 53 tahun akan kita usulkan untuk diubah menjadi 58 tahun," ucapnya.

Simak Video "Di Hadapan Prabowo, Jokowi: Kedaulatan Tak Bisa Dinegosiasikan!"

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2