Amien: Tap MPR Soal KKN Soeharto Tak Perlu Diutak-atik
Sabtu, 26 Nov 2005 16:42 WIB
Jakarta - Tokoh reformasi Amien Rais tidak setuju terhadap upaya Partai Golkar yang akan meninjau Tap XI/MPR/1998 tentang penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan pemeriksaan KKN Soeharto. Menurut Amien, Tap itu tak perlu diutak-atik lagi. Hal ini disampaikan Amien Rais saat menghadiri acara 'Halal Bihalal Keluarga Besar PAN' di Hall A Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (26/11/2005). Amien menanggapi tentang wacana pencabutan Tap tersebut. Menurut Amien, sebagian besar masyarakat Indonesia sudah menempatkan masalah Soeharto sebagai masalah masa lalu. "Rakyat Indonesia sudah bijak. Jadi, biarkan proses hukum berjalan tenang dan Tap MPR-nya jangan diutak-atik. Sebab, Tap MPR itu sudah di tingkat atas sistem hukum Indonesia," kata AmienAmien merasa kasihan dengan Soeharto yang persoalannya terus diungkit. "Kasihan beliau, sudah tua dan sakit-sakitan. Padahal, sebenarnya Soeharto juga tenang-tenang saja," kata Amien. Sementara itu, di tempat yang sama, anggota DPR dari Fraksi PAN, Patrialis Akbar menilai, pemberian penghargaan terhadap Soeharto dari Golkar merupakan langkah kontradiktif. "Sebab, saat ini banyak masalah penting yang belum terselesaikan, seperti masalah hukum dan pelanggaran HAM," ungkap dia.
(asy/)











































