Makin Lama Reshuffle, SBY = Bunuh Diri

Makin Lama Reshuffle, SBY = Bunuh Diri

- detikNews
Sabtu, 26 Nov 2005 15:57 WIB
Jakarta - Perombakan kabinet pemerintahan SBY harus segera dilakukan karena harmoni antarmenteri sudah tidak kompak. Makin lama reshuffle, SBY sama dengan bunuh diri."Reshuffle itu tidak seketika menyelesaikan masalah, karena reshuffle hanya suatu elemen yang harus dilakukan secepatnya. Kalau semakin lama maka semakin bunuh diri SBY," kata pengamat ekonomi Faisal Basri di sela acara diskusi dampak kenaikan BBM di Gedung Bank Permata, Jalan Setiabudi Kuningan, Jakarta, Sabtu (26/11/2005). Menurut mantan pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) ini, reshuffle tidak menyelesaikan masalah jika tidak dilakukan secara komperehensif.Pemerintahan saat ini butuh kabinet yang memiliki team work yang lebih kuat dan kokoh antar masing-masing menteri. Ibarat orkestra, tutur Faisal, performanya membutuhkan tiga syarat, pertama, pemain yang menguasai alat musiknya masing-masing. Kedua, semua pemain dihadapkan pada partitur (not) yang sama sehingga ada suatu keseragaman dan tidak boleh ada yang berbeda. Ketiga, yang terpenting konduktornya tidak boleh dua orang, harus satu orang."Karena jika ada lebih dari satu konduktor pemainnya akan bingung dan konduktor itu harus memberi keyakina serta aba-aba yang dipahami oleh semua pemain," ungkap Faisal. (ir/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads