Lanjut Baca Eksepsi, Kivlan Sebut Pesan Senjata untuk Berburu Babi

Faiq Hidayat - detikNews
Rabu, 22 Jan 2020 13:16 WIB
Kivlan Zen membacakan eksepsi dalam persidangan. (Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - Pembacaan nota keberatan atau eksepsi Kivlan Zen sempat tertunda karena sakit yang dideritanya pada pekan lalu. Kini Kivlan kembali melanjutkan pembacaan eksepsinya.

Kivlan didakwa berkaitan dengan kasus kepemilikan senjata api (senpi) ilegal dan peluru tajam. Dalam eksepsinya, Kivlan Zen mengaku pernah memesan senjata laras panjang kepada Helmi Kurniawan alias Iwan.

"Dalam dakwaan pada tanggal 7 Maret 2019, terdakwa ke rumah Iwan untuk melihat senjata laras panjang dan berkata senjata laras panjang kaliber 22 mm hanya cocok untuk tikus," kata Kivlan saat membacakan surat eksepsi dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2020).




Alasan Kivlan mencari senjata laras panjang adalah di kebunnya banyak babi. Maka senjata laras panjang yang dipesan itu untuk memburu babi di kebun. Senjata tersebut juga harus mempunyai surat izin yang lengkap.

"Karena di kebun terdakwa banyak babi, maka pada Februari 2019 terdakwa memesan senjata laras panjang kaliber besar dan harus berizin, sebab Iwan punya PT Sekuriti dan kata Iwan bisa mendapatkan izin kepemilikan senjata dari Perbakin, polisi, dan BIN/Bais," jelas dia.

Namun Kivlan menolak senjata yang ditunjukkan oleh Iwan karena hanya cocok berburu tikus. Selain itu, senjata tersebut tidak mempunyai teleskop.

"Maka terdakwa memesan senjata laras panjang kaliber besar untuk berburu babi, akhirnya terdakwa menolak senjata laras panjang kaliber 22 mm yang ditunjukkan tersebut karena hanya cocok untuk berburu tikus, disamping itu yang ditunjukkan adalah larasnya saja tanpa popor dan teleskop," kata Kivlan.




Simak Juga Video "Gaya Kivlan Zen Jalani Sidang: Berseragam TNI- Salam Hormat"

[Gambas:Video 20detik]


Selanjutnya
Halaman
1 2