Jejak Yenny Wahid: Dukung Jokowi di Pilpres hingga Jadi Komisaris Garuda

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 22 Jan 2020 13:06 WIB
Yenny Wahid (Wilda Hayatun Nufus/detikcom)
Jakarta - Putri kedua Presiden RI Ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Sebelum terpilih menjadi komisaris, Yenny pernah menjadi pendukung paslon Jokowi-Ma'ruf dalam Pilpres 2019.

Sebagaimana diketahui, hari ini Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk telah memutuskan menunjuk Yenny Wahid sebagai Komisaris Independen Garuda. Selain Yenny, ada nama mantan Ketua Bekraf Triawan Munaf yang menjadi Komisaris Utama. Sedangkan yang menjadi Direktur Utama perusahaan adalah Irfan Setiaputra.

Dikutip dari buku 'Dialog Peradaban untuk Toleransi dan Perdamaian' karya KH Diasaku Ikeda, wanita bernama lengkap Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid ini lahir pada 29 Oktober 1974 di Jombang. Dia mengenyam pendidikan S1 Jurusan Komunikasi Visual Universitas Trisakti dan menyabet gelar master Administrasi Publik dari Kennedy School of Government, Universitas Harvard, Amerika Serikat (AS).


Ia pun sempat bekerja menjadi asisten koresponden untuk The Sidney Morning Herald dan The Age Melbourne biro Jakarta pada 1997. Dia juga merupakan pendiri situs resmi gusdur.net yang memuat segala informasi tentang Gus Dur. Yenny juga pernah menjadi direktur The Wahid Institute, lembaga thinktank yang berfokus pada isu toleransi.


Yenny pun aktif berpolitik di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang didirikan oleh ayahnya. Dia pernah menjabat Sekjen DPP PKB. Dia juga pernah menjadi Staf Khusus Presiden Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk bidang komunikasi politik pada 2006.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3