Mesin Waktu

Operasi Rahasia Kapal Nautilus Menembus Kutub Utara

Pasti Liberti Mappapa - detikNews
Selasa, 21 Jan 2020 18:22 WIB
Foto: USS Nautilus (AP)
Jakarta - Tepat pada tanggal ini, 66 tahun yang lalu, Amerika Serikat meluncurkan USS Nautilus, kapal selam bertenaga nuklir pertama di dunia di sungai Thames, Groton, Connecticut. Kapal dengan nomor lambung SSN-571 ini kemudian bertugas selama 25 tahun di Angkatan Laut Amerika Serikat.

Persiapan pembangunan USS Nautilus terbilang sangat panjang. Dimulai dari sebuah gagasan 15 tahun sebelumnya saat Ross Gunn seorang ahli fisika yang bekerja di Angkatan Laut menghadiri konferensi fisika di Washington. Gunn mendengar dari para sejawatnya bahwa ilmuwan Jerman telah berhasil membelah atom uranium dan menciptakan proses fisi yang menghasilkan energi.

Mendengar itu Gunn sangat antusias. Pada Admiral Harold G. Bowen, Kepala Pusat Riset AL, Gunn memaparkan ide membangun "ruang fisi" yang menghasilkan uap untuk menggerakkan turbin. "Ruang fisi" ini akan diaplikasikan pada sebuah kapal selam.

Gagasan Gunn itu tidak didukung pemerintah. Pemerintah AS lebih fokus dalam pengembangan senjata nuklir dalam Proyek Manhattan. Perkembangannya berubah pada pertengahan 1944 saat pimpinan Proyek Manhattan, membentuk sebuah komite untuk menelusuri kemungkinan pemanfaatan nuklir untuk tujuan damai dan tidak merusak.

Setahun setelah berakhirnya perang, dalam presentasi di depan Komite Khusus Energi Atom Kongres AS, Gunn memaparkan bahwa fungsi energi nuklir di masa depan yakni "memutar roda dunia dan menggerakkan kapal-kapalnya." Sebuah studi kelayakan pembangunan kapal selam bertenaga nuklir pun dipaparkan saat itu.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3