Eks Ketum KONI Pusat Bungkam Usai Diperiksa KPK Terkait Kasus Imam Nahrawi

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 21 Jan 2020 12:36 WIB
Eks Ketum KONI Pusat Toto Suratman bungkam usai diperiksa KPK terkait kasus Imam Nahrawi. (Matius Alfons/detikcom)
Jakarta - Ketua Umum KONI Pusat periode 2015-2019, Tono Suratman, selesai diperiksa oleh KPK terkait kasus dana hibah yang menjerat eks Menpora Imam Nahrawi. Tono enggan memberikan penjelasan terkait pemeriksaan tersebut.

Pantauan detikcom, Tono keluar dari gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (21/1/2020), sekitar pukul 12.10 WIB. Tono diperiksa sebagai saksi atas tersangka Imam Nahrawi.

Terlihat Tono keluar tanpa memberikan sepatah kata pun terkait pemeriksaan tersebut. Dia juga terlihat berjalan cepat ketika ditanya soal apakah dirinya mendapatkan aliran dana.


Tono juga langsung pergi meninggalkan gedung KPK usai pemeriksaan. Belum ada informasi lebih lanjut perihal hasil pemeriksaan Tono.

Seperti diketahui, KPK menetapkan Imam Nahrawi sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait hibah KONI. Dia diduga menerima total suap Rp 26,5 miliar.

Selain Imam, KPK menetapkan asisten pribadi Imam, Miftahul Ulum, sebagai tersangka. Miftahul diduga menjadi perantara suap Imam.


"Dalam rentang 2014-2018, IMR selaku Menpora melalui MIU selaku asisten pribadi Menpora diduga telah menerima uang sejumlah Rp 14,7 miliar," kata Wakil Ketua Alexander Marwata di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (18/9).

Imam juga diduga meminta Rp 11,8 miliar dalam rentang 2016-2018. Total dugaan penerimaan Rp 26,5 miliar.

Uang itu diduga merupakan commitment fee atas pengurusan hibah yang diajukan pihak KONI kepada Kemenpora pada 2018. Penerimaan juga diduga terkait dengan Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima dan penerimaan lain yang berhubungan dengan jabatan Imam. (maa/azr)