Round-Up

Ketua KPK Empaskan Pendapat Kasus Wahyu Setiawan Penipuan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 20 Jan 2020 22:56 WIB
Ketua KPK Firli Bahuri (kanan) (Azizah/detikcom)
Jakarta - Kasus suap pergantian antar-waktu (PAW) yang melibatkan eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan terus bergulir. Namun, belakangan muncul pendapat yang menyebut kasus ini merupakan kasus penipuan. KPK pun mengempaskan pendapat ini.

Pendapat ini datang dari mantan Ketua Pansel Pimpinan KPK Yenti Garnasih. Dia menilai kasus eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan merupakan kasus penipuan. Menurutnya, Wahyu menipu Harun Masiku dengan janji bisa menjadikannya anggota DPR. Nyatanya, yang bisa meloloskan Harun jadi anggota DPR adalah seluruh pimpinan KPK, bukan Wahyu seorang.

"Jadi saya berpikir bahwa penipuan itu salah satu modusnya. Ada korupsinya, tetapi kalaupun pakai pasal korupsi harus sesuai dengan unsur yang ada," kata Yenti dalam diskusi 'Ada Apa di Balik Kasus Wahyu?' di Warung Komando, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (19/1/2020).


"Artinya, KPK harus menyiapkan bukti, misal bahwa menerima, kan sudah, kemudian patut diketahui atau patut diduga untuk menggerakkan. Ini harus tahu ini di dalam kronologi harus betul-betul terjawab, karena mereka menyadap tapi mungkin chatting dengan itu, pembahasan di HP-nya," sambungnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3