62% Kader PKS DKI Tuntut Tarik Dukungan SBY-JK
Jumat, 25 Nov 2005 22:54 WIB
Jakarta - Menjelang Musyawarah Majelis Syuro PKS, semakin marak tuntutan dari kader PKS agar partai ini menarik dukungan dari pemerintahan SBY-JK. Kali ini tuntutan berasal dari kader PKS DKI Jakarta, sebelumnya tuntutan yang sama juga menguak dari DPD PKS DI Yogyakarta."Hasil survey sedang kita kompilasi. Yang sudah masuk dari DKI, Sumbar, dan DIY. Dari kader DKI Jakarta yang tidak puas dengan posisi PKS selama ini sebanyak 62 persen, sementara dari Sumbar dan DIY saya belum cek lagi," kata Wakil Ketua Fraksi PKS Fahri Hamzah saat jumpa pers di DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (25/11/2005).Menurut politisi muda PKS ini, sikap resmi PKS terhadap status dalam pemerintahan SBY-JK baru akan diputuskan setelah Musyawarah Majlis Syuro PKS yang akan digelar pada 26-27 November di Hotel Cempaka. "Saat ini para peserta sudah mulai berdatangan dari seluruh pelosok tanah air," jelas Fahri.Agenda yang akan dibahas dalam acara ini antara lain pengembangan organisasi, strategi pemenangan pemilu, dan evaluasi setahun koalisi PKS dengan rezim SBY-JK. PKS diamanati dapat meraih 15-20 persen dalam pemilu 2009. "Diperkirakan agenda yang terakhir ini yang akan sangat menarik perhatian publik karena sebelumnya PKS telah mengulirkan isu penarikan dukungan," ujar Fahri.
(mly/)











































