Mesin Waktu

Ingin Bebaskan Sandera, Negosiator Berpengalaman Malah Disiksa Hizbullah

Pasti Liberti Mappapa - detikNews
Senin, 20 Jan 2020 17:12 WIB
Foto: Terry Waite dikelilingi pengawalnya saat berada di Beirut (AFP)
Jakarta - Tepat 33 yang lalu, Utusan Khusus Uskup Agung Gereja Anglikan Terence Hardy "Terry" Waite yang ditugaskan membicarakan proses pembebasan sejumlah sandera di Beirut, Lebanon termasuk John McCarthy, jurnalis United Press International Television News. Tapi, Terry Waite malah ikut disandera.

McCarthy diculik saat meliput perang saudara yang melanda Lebanon pada 1968. Ini merupakan penugasan pertamanya ke luar negeri. Pada hari terakhir di Beirut, mobil yang ditumpangi McCarthy ke bandara dicegat. Layaknya sebuah film, seseorang bersenjata lengkap dari kelompok Hizbullah menariknya dari dalam mobil.


Seminggu sebelum penculikan McCarthy, kelompok bersenjata ini juga menyandera Brian Keenan, seorang warga negara Irlandia yang mengajar bahasa Inggris di American University di Beirut. Setelah masing-masing ditempatkan dalam sel isolasi, keduanya ditempatkan dalam ruang tahanan yang sama.

Mereka termasuk di antara 15 orang asing, termasuk sembilan orang Amerika Serikat yang disandera di Lebanon. Sandera yang paling lama ditahan adalah Terry Anderson, kepala koresponden Timur Tengah untuk The Associated Press. Anderson diculik pada 16 Maret 1985.

Penculikan atas McCarthy menimbulkan kehebohan di tanah Inggris. Kekasihnya, Jill Morell, membuat kampanye Friends of John McCarthy. Ini membuat sejumlah pihak berinisiatif membantu pembebasan McCarthy termasuk Gereja Anglikan yang kemudian mengutus Terry Waite.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3