Bukan Jatuh dari Pohon, Yusuf Ternyata Tewas Dibacok Keponakan

Raja Adil Siregar - detikNews
Senin, 20 Jan 2020 15:14 WIB
Tersangka pembunuh paman saat diamankan di Polda Sumsel. (Raja Adil Siregar/detikcom)
Palembang - Teka-teki tewasnya Yusuf (51) di Banyuasin, Sumatera Selatan, terungkap. Korban tewas dibunuh keponakannya bernama Suryadi (29).

Ditemui di Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Suryanto mengaku membunuh pamannya. Pelaku membacok korban karena ulah paman kerap menggoda istrinya.

"Sudah 2 kali dia peluk-peluk istri saya dan mau diperkosa. Itu saat istri selesai mandi dipeluk, istri cerita," kata Suryadi di Subdit Jatanras Polda, Senin (20/1/2020).

Suryadi mengatakan pamannya kerap menenteng parang saat bertemu dengannya. Hal ini juga yang membuat dia khawatir tiap kali korban datang ke rumah.


"Uwak ini selalu membawa parang kalau datang ke rumah kami, itu nggak pernah dilepas. Saya pun sebenarnya udah lama curiga sama dia, dan kemarin pas parang dilepas itulah kejadian, saya bacok," kata Suryadi.

Sebelum pembacokan terjadi, tersangka mengaku sempat duel dengan korban. Ia menarik parang korban yang kemudian digunakan untuk membacok tangan dan wajah.

"Itu parang punya Uwak, saya tarik. Kalau nggak Uwak yang korban, pasti saya jadi korban. Ini soal harga diri," tegas Suryadi dengan raut wajah menyesal.

Melihat korban tewas, Suryadi kemudian panik dan mengatakan korban jatuh dari pohon kelapa. Suryadi pun diketahui ikut mengantar korban ke rumah duka.

Kasubdit Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi menyebut tersangka diamankan siang ini di rumah keluarganya. Dari hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya.

"Kita amankan siang ini di rumah keluarga tersangka. Hasil pemeriksaan saksi-saksi dan keterangan si tersangka, dia mengakui semua perbuatannya," kata Suryadi.


Selain mengamankan tersangka, Suryadi mengatakan masih memeriksa para saksi di kasus tersebut. Hal ini untuk mengetahui apakah ada dendam lama hingga akhirnya terjadi pembunuhan.

"Istri tersangka sekarang masih diperiksa, apakah ini direncanakan atau tidak masih didalami lagi," tegas Suryadi.

Atas perbuatannya, tersangka ditahan di Mapolda Sumsel. Tersangka pun terancam pasal berlapis yaitu Pasal 340, 338, dan 351 ayat 3 KUHP. (ras/fdn)