Jaksa Agung: Kasus Kakek Samirin Jadi Tonggak Susun Diskresi Perkara

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Senin, 20 Jan 2020 13:05 WIB
Komisi III DPR menggelar rapat kerja bareng Jaksa Agung ST Burhanuddin. (Rolando/detikcom)
Jakarta - Jaksa Agung ST Burhanuddin bicara soal Kakek Samirin (69) yang dipenjara 2 bulan 4 hari karena mengambil sisa getah karet di pohon seharga Rp 17 ribu milik perusahaan Bridgestone. Burhanuddin mengatakan kasus itu menjadi tonggak Kejagung menyusun diskresi dalam suatu kasus.

"Untuk kasus Samirin kalau tidak salah dalam Rp 17 ribu itu, kami sudah diputus, jadi tuntutannya diputus dan itu sesuai dengan banyaknya tahanan yang dilakukan," kata Burhanuddin dalam rapat kerja dengan Komisi III di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2020).


Burhanuddin mengatakan diskresi kasus itu sedang disusun. Diskresi akan mengatur kasus yang bisa dilimpahkan ke pengadilan.

"Kami juga sedang menyusun diskresi, diskresi ini siapa saja, berapa saja, yang dapat kami limpahkan ke pengadilan. Karena walaupun sudah ada di KUHAP diaturnya, tetapi kadang-kadang kecil," sambungnya.


Tonton juga Diguyur Hujan Deras, KSPI Tetap Suarakan Tuntutan di Gedung DPR RI :


Selanjutnya
Halaman
1 2