Penundaan Pilkada Irjabar Tidak Akan Timbulkan Kerusuhan

Penundaan Pilkada Irjabar Tidak Akan Timbulkan Kerusuhan

- detikNews
Jumat, 25 Nov 2005 17:24 WIB
Jakarta - Penundaan pelaksanaan pesta rakyat daerah di wilayah Irjabar dan Papua diyakini tidak akan berbuntut kerusuhan. Sebab masyarakat di kedua wilayah itu sudah bisa memahami keputusan pemerintah.Hal itu disampaikan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daan Dimara usai menghadiri sidang terdakwa kasus korupsi Ketua KPU Nazaruddin Sjamsuddin di Pengadilan Negeri Tipikor, Gedung Uppindo, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (25/11/2005)."Lagipula hanya beberapa oknum saja yang ingin mempercepat proses itu," kata Daan yang berasal dari Papua.Penundaan pilkada, imbuhnya, langkah yang bagus supaya pelaksanaan pilkada di Irjabar dan Papua lebih matang lagi."Pilkada Irjabar dan Papua harus bersama. Oleh karena itu ada Majelis Rakyat Papua (MRP), dan sekarang ini kan baru terbentuk. Jadi tidak bisa langsung melaksanakan pilkada," katanya.Jika pilkada kedua wilayah itu dipaksakan tahun ini juga, Daan menilai justru akan berdampak buruk. Sebab saat ini banyak pihak yang belum siap.Seyogianya Pilkada Irjabar akan digelar 28 November. Penundaan pesta rakyat daerah itu dilakukan sambil menunggu selesainya pembahasan Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perpu) yang akan menjadi payung hukum pemerintahan di Irjabar. Pelaksaan pilkada di dua wilayah itu akan dilaksanakan pada minggu kedua Januari 2006. (umi/)


Berita Terkait