Kemenhub: Bus yang Kecelakaan di Ciater Subang Dimodifikasi Usai Uji Berkala

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Minggu, 19 Jan 2020 18:12 WIB
Kecelakaan Bus di Ciater Subang (Foto: Dian Firmansyah)
Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut data kendaraan yang tertera dalam STNK bus yang mengalami kecelakaan di Ciater, Subang, dan menewaskan delapan orang tidak sesuai dengan fisik kendaraan tersebut. Bus itu diketahui telah dimodifikasi setelah dilakukan uji berkala.

"Data kendaraan yang tertera dalam STNK ternyata tidak sesuai dengan fisik kendaraan, berdasarkan data pengujian kendaraan domisili, kendaraan dimodifikasi setelah uji berkala di pengujian Majalengka. Selain itu, Kartu Pengawasan sudah habis masa berlaku pada 19 Mei 2017," kata Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi dalam keterangannya, Minggu (19/1/2020).


Budi menyayangkan bus tersebut dimodifikasi setelah uji berkala. Budi menyebut bus itu terakhir kali melakukan pengujian pada 8 Oktober 2019.

"Terakhir bus ini melakukan pengujian pada 8 Oktober 2019, masa berlaku ujinya 6 bulan, maka diperkirakan akan habis pada 8 April 2020 ini. Saat ini kasus ini juga sedang dalam proses penanganan oleh Polres Subang. Kami juga masih menunggu hasil penyelidikan komprehensif yang dilakukan bersama dengan pihak kepolisian," jelas Budi.


Tonton juga Polisi Olah TKP Bus Maut Subang, Tak Ditemukan Bekas Pengereman :


Selanjutnya
Halaman
1 2