BPIP Beri Dukungan Moral ke Pelajar Pembunuh Begal yang Hendak Perkosa Pacar

Danu Damarjati - detikNews
Minggu, 19 Jan 2020 14:54 WIB
Plt Kepala BPIP Hariyono (pojok kiri) menemui ZL (pojok kanan) di Malang. (Dok BPIP)
Jakarta - Pelajar berusia 17 tahun di Malang, Jawa Timur, berinisial ZL didakwa jaksa melakukan pembunuhan berencana. ZL membunuh begal bernama Misnan (35) karena Misnan hendak merampas dan memerkosa pacarnya. Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memberi dukungan moral kepada ZL.

"BPIP ingin berikan dukungan moral, bagaimana keadilan harus diutamakan. Berdasarkan informasi dari ZA dan pengacaranya, dia adalah korban begal. Dia melakukan perlawanan terhadap pelaku kriminal," kata Plt Kepala BPIP Hariyono kepada detikcom, Minggu (19/1/2020).



Hariyono mengunjungi kediaman ZL di Gondanglegi, Kabupaten Malang, Sabtu (18/1) kemarin. Dia memahami kawasan ini marak begal sejak dulu. Guru besar Universitas Negeri Malang ini menilai dakwaan pembunuhan berencana terhadap ZL mengandung narasi yang terputus.

"Perlawanan masyarakat terhadap begal, termasuk korban, seyogianya bisa diapresiasi. Aparat penegak hukum perlu bekerja sama dengan masyarakat meminimalisir tindak kejahatan," kata Hariyono.



ZL memang baru berusia 17 tahun dan berstatus pelajar. Fakta ini mengusik pikiran Hariyono. Meski demikian, hal itu dinilainya tidak perlu dicampur-adukkan dengan konteks perlawanan terhadap begal. Dia berharap penegak hukum dapat membuat putusan seadil-adilnya berdasarkan Pancasila.

"BPIP dalam kasus ini dalam batas tertentu berharap Pancasila yang telah disepakati oleh bangsa Indonesia sebagai sumber dari segala sumber hukum dapat teraktualisasi, yaitu Pancasila sebagai working ideology. Semoga keadilan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat menjadi acuan utama para penegak hukum," kata Hariyono.
Selanjutnya
Halaman
1 2