Demokrat Kukuh Ingin Pansus Jiwasraya, PDIP Sebut Tak Ada Urgensi

Eva Safitri - detikNews
Minggu, 19 Jan 2020 13:05 WIB
Diskusi 'Kasus Jiwasraya: Pansus atau Panja' (Eva Safitri/detikcom)
Jakarta - Fraksi Partai Demokrat DPR RI berkukuh meminta agar dibentuk panitia khusus (pansus) untuk menyelidiki kasus Jiwasraya. Namun, Fraksi PDIP menilai tak ada urgensi pembentukan pansus itu.

Pernyataan itu disampaikan dalam diskusi di Upnormal Cofee, Jl Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (19/1/2020). Mulanya, Wasekjen Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin meminta pengusutan kasus Jiwasraya tidak setengah-setengah dan segera dibentuk Pansus Jiwarsraya.

"Untuk menegakkan kebenaran, kenapa takut dengan pembentukan Jiwasraya, karena bagaimanapun juga sekali lagi ini bukan politisasi," kata Didi.



"Tapi DPR adalah lembaga politik yang dibayar oleh pajak dan uang rakyat, kalau kerjanya setengah-setengah tidak optimal percuma juga karena kita yakin dengan skala persoalan yang besar ini dengan kerugian yang lebih," lanjut anggota Komisi XI DPR itu.

Didi mengatakan pansus memiliki kewenangan yang lebih luas dibanding panja. Sedangkan kewenangan panitia kerja (panja), menurut dia, hanya terbatas di dalam komisi.

"Saya katakan kewenangannya (antara pansus dan panja) berbeda, pansus itu punya hak penyelidikan melalui hak angket, hak melakukan interpelasi, panja tidak punya itu semua karena kewenangan panja sebatas di komisi yang ada," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2