Sidney Jones Kembali Dilarang Masuk Indonesia
Jumat, 25 Nov 2005 16:19 WIB
Jakarta - Sidney Jones kembali tersandung masalah di Indonesia. Ditjen Imigrasi untuk kedua kalinya kembali melarang peneliti terorisme yang pernah dideportasi itu masuk ke Indonesia. "Saya betul-betul shock, kenapa bisa terjadi begini," kata Sidney Jones saat dikonfirmasi detikcom via telepon, Jumat (25/11/2005).Director International Crisis Group (ICG) itu menuturkan, pelarangan masuk ke Indonesia itu dialaminya pada Kamis (24/11/2005) kemarin. Saat itu Sidney tiba di Bandara Soekarno-Hatta setelah melakukan kunjungan ke Taiwan untuk mengambil penghargaan yang diterima lembaganya.Sidney Jones pernah dideportasi dari Indonesia pada Juni 2004. Pada Juli 2005, peneliti masalah terorisme itu telah mendapat izin kerja dan izin tinggal di Indonesia. Sejak 22 Juli 2005, Sidney kembali tinggal di Jakarta. Kemudian pada Selasa (22/11/2005), Sidney Jones ke Taiwan untuk mengambil penghargaan. "Saya kembali kemarin. Saat tiba di Cengkareng saya tidak boleh masuk. Katanya dicekal," tutur Sidney. Menurut Sidney tidak ada penjelasan mengenai alasan pelarangan dia masuk Indonesia. Selama ini, Sidney mengaku hubungannya dengan keamaan Indonesia sangat baik. "Mungkin ini kekeliruan, saya tak tahu," katanya.Saat ini Sidney Jones masih berada di Singapura menunggu keputusan Indonesia untuk memberinya izin masuk. "Saya menetap di Indonesia. Saya tidak mempunyai tempat tinggal lain. Semua barang-barang saya ada di Indonesia. Saya harap semua segera dibetulkan," harap Sidney.
(iy/)











































